Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEMBEBASAN LAHAN: Presiden SBY Minta Hak-Hak Rakyat Tetap Dijunjung Tinggi

Dia meminta para menteri terkait dan Badan Pertanahan Nasional mengawasi agar aturan tersebut bisa memberi kepastian hukum bagi investasi infrastruktur sambil tetap melindungi hak masyarakat lokal.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 24 April 2014  |  13:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin rapat evaluasi pelaksanaan aturan pembebasan lahan untuk kepentingan publik dan isu perdangangan terkait perundingan WTO.

Presiden mengatakan implementasi aturan pembebasan lahan untuk kepentingan publik harus berjalan efektif untuk mendorong pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Dia meminta para menteri terkait dan Badan Pertanahan Nasional mengawasi agar aturan tersebut bisa memberi kepastian hukum bagi investasi infrastruktur sambil tetap melindungi hak masyarakat lokal.

“Aturan ini harus tepat mengacu pada UU, berorientasi pada kepentingan bersama tanpa mengurangi hak-hak rakyat sehingga ada kepastian dalam penggunaan tanah,” katanya di Kantor Presiden, Kamis (24/4).

Terkait WTO, Presiden mengatakan peran Indonesia dalam rezim perdagangan bebas global tersebut semakin lama semakin besar.

Posisi Indonesia sebagai salah satu 20 ekonomi terbesar dunia mengharuskan pemerintah semakin cakap dalam menetapkan kebijakan terkait perdagangan internasional.

“Saya tahu bahwa perdagangan internasional itu sesuatu yang dinamis dan berkembang dari masa ke masa, terjadi benturan kepentingan negara. Tentu harus kita sikapi dengan tepat dan benar karena menyangkut kepentingan nasional kita,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembebasan lahan
Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top