Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bulog Riau Tekan Inflasi Beras Jelang Ramadan

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Riau akan tekan inflasi beras jelang bulan Ramadhan mendatang saat ini di pasaran harga beras sudah mencapai Rp11.000 per kilo gram.
Puput Jumantirawan
Puput Jumantirawan - Bisnis.com 22 April 2014  |  12:58 WIB
Beras untuk warga miskin. Bulog Riau tekan inflasi beras jelang rmandan - JIBI
Beras untuk warga miskin. Bulog Riau tekan inflasi beras jelang rmandan - JIBI

Bisnis.com, PEKANBARU— Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Riau akan tekan inflasi beras jelang bulan Ramadhan mendatang saat ini di pasaran harga beras sudah mencapai Rp11.000 per kilo gram.

Kepala Bulog Riau Riskan Nasution mengatakan pihaknya akan menekan harga beras di Riau hingga Rp8.000 per kilo gram agar inflasi dapat dikendalikan saat bulan Ramadhan nanti.

“Harga saat ini sudah tinggi jika tidak segera dikendalikan puncaknya akan terjadi Ramadhan nanti, inflasi akan terjadi,” kata Riskan Selasa
(22/4/2014).

Strategi yang akan dilakukan Bulog mengatasi inflasi tersebut dengan mendatangkan beras dari luar daerah. Saat ini stok beras di Riau hanya 16.697 ton yang ada di gudang Bulog. Jumlah tersebut belum cukup menekan inflasi.

Beras yang nantinya didatangkan akan digunakan dalam dua program raskin dan Bulog Mart. Kedua program penyaluran beras tersebut diharapkan mampu membendung kenaikan harga.

Riskan mengatakan melalui Bulog Mart beras akan disalurkan secara komersial dengan  kualitas yang lebih baik dari raskin. Namun harga jualnya jauh di bawah harga pasar dengan begitu diharapkan harga beras dapat menemukan titik equilibrium dan inflasi dapat ditekan.

"Distributor yang nantinya kita tunjuk menyalurkan beras lewat Bulog Mart tidak boleh menjual lebih dari Rp8.000 per kilonya," kata Riskan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top