Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Obamacare Dongkrak Biaya Kesehatan Warga AS

Regulasi mengenai kesehatan yang dipelopori Presiden AS Barack Obama, dinilai justru membuat masyarakat mengeluarkan lebih banyak uang mereka untuk biaya kesehatan. Belanja konsumen dalam setahun meningkat hingga US$20,4 miliar.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 20 April 2014  |  03:40 WIB
Presiden AS Barack Obama
Presiden AS Barack Obama

Bisnis.com, WASHINGTON – Regulasi mengenai kesehatan yang dipelopori Presiden AS Brrack Obama, dinilai justru membuat masyarakat mengeluarkan lebih banyak uang mereka untuk biaya kesehatan. Belanja konsumen dalam setahun meningkat hingga US$20,4 miliar.

Nilai tersebut menyumbang alasan inflasi Februari AS. Menurut data departemen perdagangan AS,  pengeluaran khusus untuk kesehatan adalah 13 miliar dollar.

The Urban Institute di New York mengestimasi hingga April 2014, ada sekitar 5,4 juta orang yang telah memilik asuransi. TUI menilai, jumlah ini berdampak pada tingginya permintaan untuk prosedur medis dan resep obat-obatan yang dapat menguras simpanan rumah tangga.

Masyarakat yang terlibat dalam asuransi yang lebih komprehensif untuk memenuhi persyaratan Obamacare, mungkin akan mengeluarkan biaya untuk pelayanan tersendiri.

“Akan ada waktunya nanti, pengeluaran untuk kesehatan akan memuncak. Ada peredaran uang baru di dalam sistem dari pemerintah. Kita juga akan menyaksikan orang-orang mengalihkan uang mereka dari belanja barang ke pelayanan kesehatan karena mereka kini memiliki akses lebih baik untuk pelayanan tersebut, kata Larry Levit di Washington (19/4). Levit adalah wakil presiden di Kaiser Family Foundation di Menlo Park, lembaga nirlaba yang berfokus pada pelayanan kesehatan.

Pengeluaran biaya kesehatan masyarakat AS memang konstan naik sejak tahun 2000, namun pada Februari 2014, nilai tersebut menyentuh titik rekor. Pengeluaran biaya kesehatan naik 17,1%. Sebelumnya, sejak akhir masa resesi, peningkatan berkisar 16,4 – 16,7%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obamacare

Sumber : Bloomberg

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top