Pemeriksaan Fisik Komoditas Ekspor di Pelabuhan Makassar Dioptimalkan

Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Pelabuhan Makassar mengoptimalkan pemeriksaan fisik komoditas ekspor seiring dengan pengoperasian TPFT di kawasan pelabuhan.
Amri Nur Rahmat | 02 April 2014 17:21 WIB

Bisnis.com, MAKASSAR - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Pelabuhan Makassar mengoptimalkan pemeriksaan fisik komoditas ekspor seiring dengan pengoperasian TPFT di kawasan pelabuhan.

Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) Pelabuhan Makassar itu juga akan dimanfaatkan sebagai area fumigasi komoditas ekspor Sulsel sebelum dikirim ke negara tujuan.

Hermansyah, Kepala Kantor BBKP Pelabuhan Makassar, mengatakan lokasi TPFT tersebut berada dalam area container first station atau tempat penimbunan sementara, sehingga memudahkan seluruh rangkaian proses pemeriksaan fisik komoditas ekspor.

Dalam kegiatan fumigasi, BBKP menggandeng empat perusahaan swasta yang melakukan seluruh proses strerilisasi komoditas ekspor yang disesuaikan dengan permintaan importir negara tujuan.

"Kemampuan untuk kegiatan fumigasi di TPFT bisa mencapai 150 kontainer, tetapi itu tergantung dari buyer apakah harus melalui proses fumigasi atau langsung dilakukan pemeriksaan fisik sebelum dikirim," katanya di sela-sela peresmian TPFT Pelabuhan Makassar, Rabu (2/4/2014).

Adapun, biaya fumigasi senilai Rp1,5 juta per kontainer yang dibayarkan langsung oleh eksportir komoditas, yang selanjutnya akan melalui proses pemeriksaan ulang oleh BBKP.

Selain itu, kata Hermansyah, TPFT merupakan bagian dari upaya peningkatan efektivitas pengawasan menyusul penetapan Makassar sebagai satu koridor komoditas di Indonesia.

Dengan demikian, diharapkan mampu menekan praktik kejahatan pangan yang mulai menjadi ancaman perdagangan global.

"Kami juga akan menggunakan TPFT ini untuk pemeriksaan komoditas impor untuk mencegah masuknya komoditas yang mengandung zat berbahaya ke Sulsel," kata Hermansyah.

Beberapa komoditas yang rawan membawa penyakit dan unsur berbahaya lanjutnya, antara lain kakao, pakan ternak, terigu, kayu, beras, gandum dan lainnya.

Pihaknya terus meningkatkan sosialisasi kepada para pengusaha yang melakukan eksportasi ataupun importasi di Pelabuhan Makassar terkait dengan hal tersebut.

Hermansyah menambahkan pihaknya juga memiliki laboratorium khusus untuk menguji pencemaran pangan terkait kandungan zat kimia dan biologi yang tidak bisa dideteksi secara konvensional

Dalam peresmian TPFT Pelabuhan Makassar, BBKP menggelar fumigasi perdana komoditas tepung terigu yang akan diekspor oleh PT Eastern Pearl Indonesia dengan negara tujuan ke Filipina.

Terdapat 12.880 sak terigu yang difumigasi dari total 14 kontainer untuk menjamin sterilisasi produk tersebut sebelum diekspor.

Industrial Realtionship PT Eastern Pearl Indonesia Muammar Muhayyang mengungkapkan ekspor terigu dengan volume cukup besar merupakan pertama kali ke Filipina dan menargetkan akan kembali mengekspor jika permintaan meningkat.

Selain itu, Muammar turut mengapresiasi langkah dari Balai Karantina yang telah menyiapkan tempat khusus sehingga membuat kualitas produk dalam negeri maupun luar negeri bisa lebih aman.

Tag : pelabuhan makassar
Editor :

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top