Airport Tax Naik, Arus Penumpang Pesawat Tetap Tinggi

Penyesuaian tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) di Bandara Sepinggan tidak lantas menurunkan minat calon penumpang untuk menggunakan moda transportasi udara.
Rachmad Subiyanto | 02 April 2014 16:55 WIB

Bisnis.com, BALIKPAPAN--Penyesuaian tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) di Bandara Sepinggan tidak lantas menurunkan minat calon penumpang untuk menggunakan moda transportasi udara.

Sales and Services Manager PT Garuda Indonesia Tbk. Cabang Balikpapan Yose Rizal mengatakan penyesuaian tarif dari Rp40.000 menjadi Rp75.000 untuk penerbangan domestik tidak mengganggu penjualan tiket.

"Penjualan masih tetap bagus karena kan tidak lantas ada penyesuaian ini terus masyarakat tidak menggunakan pesawat,” katanya, Rabu (2/4/2014).

Tingkat keterisian penumpang juga masih bagus karena secara rata-rata masih berada pada posisi 80%.

Kendati demikian, dia mengaku ada beberapa penumpang yang menanyakan mengenai kenaikan harga tiket karena Garuda memasukkan PJP2U dalam harga tiket.

“Ada yang bertanya mengapa harganya naik. Kami jelaskan karena ada penyesuaian airport tax di bandara,” tuturnya.

Bagi penumpang yang membeli tiket dengan PJP2U lama, kata Yose, Garuda akan memungut tambah bayar di counter check in.

Nantinya, penumpang membayar kekurangan Rp35.000 per penumpang untuk rute domestik dan Rp100.000 per penumpang untuk rute internasional.

Tag : airport tax
Editor :

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top