PENDUDUKAN CRIMEA: Parlemen AS Loloskan RUU Sanksi Rusia

Parlemen Amerika Serikat meloloskan rancangan undang-undang yang akan memberikan kuasa atas sanksi terhadap para pejabat Rusia.
Muhammad Abdi Amna | 02 April 2014 18:38 WIB
Referendum di Crimea yang memberi alasan wilayah itu lepas dari Ukrainan dan bergabung dalam Federasi Rusia. - Reuters

Bisnis.comWASHINGTON -- Parlemen Amerika Serikat meloloskan rancangan undang-undang yang akan memberikan kuasa atas sanksi terhadap para pejabat Rusia.

RUU itu juga memberikan kuasa untuk meningkatkan jaminan pinjaman senilai US$1 miliar kepada pemerintahan baru Ukraina.

Keputusan ini didapat melalui pengambilan suara 378;34, yang kemudian akan dibawa ke Presiden Barack Obama untuk ditandatangani menjadi undang-undang. Senat sendiri melakukan pengambilan suara untuk undang-undang ini pada 27 Maret.

“Sanksi akan dibebankan pada individu dan entitas yang bertanggung jawab atas tindakan kekerasan kepada rakyat Ukraina atau merusak perdamaian, stabilitas, kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina,” kata Juru Bicara Gedung Putih, Jay Carney, Rabu (2/4/2014).

Selain jaminan pinjaman, undang-undang HR 4152 juga memberi kewenangan bantuan langsung ke Ukraina senilai US$150 juta.

Pemberlakuan sanksi hanya kepada orang-orang Rusia dan Ukraina yang dianggap bertanggung jawab atas korupsi dan kekerasan.

Menurut Ketua Komite Urusan Luar Negeri Ed Royce, anggota Partai Republik dari California, langkah ini akan menjadi pegangan atas agresi Rusia serta mengirimkan pesan tentang kemandirian energi bagi Ukraina.

Konflik atas Crimea menjadi kebuntuan paling signifikan antara Rusia dan Amerika Serikat serta Uni Eropa sejak Perang Dingin Berakhir.

Presiden Vladimir Putin telah membenarkan aksi perebutan Crimea dari Ukraina dengan alasan meluruskan hal yang salah atas pembagian semenanjung dari Rusia setelah Uni Soviet runtuh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rusia

Sumber : Bloomberg
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top