Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korupsi Hambalang, KPK Periksa 3 Dokter Ponpes Milik Mertua Anas

KPK terus menelusuri dugaan adanya aliran dana ke beberapa pihak terkait tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU), Anas Urbaningrum (AU). Kali ini, untuk membuktikan dugaan itu, penyidik KPK memeriksa tiga dokter dari Pondok Pesantren Ali Maksum, Krapyak, Yogyakarta.
Lukmanul Hakim Daulay
Lukmanul Hakim Daulay - Bisnis.com 19 Maret 2014  |  13:47 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - KPK terus menelusuri dugaan adanya aliran dana ke beberapa pihak terkait tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU), Anas Urbaningrum (AU). Kali ini, untuk membuktikan dugaan itu, penyidik KPK memeriksa tiga dokter dari Pondok Pesantren Ali Maksum, Krapyak, Yogyakarta.

Ketiga dokter itu adalah dr Abdul Qodir, dr Junaedi dan dr Olga. Ketiganya bertugas di klinik kesehatan Ponpes Ali Maksum, Krapyak, Yogyakarta. Ponpes Ali Maksum merupakan pondok pesantren milik mertua Anas, KH Attabik Ali.

"Ketiganya diperiksa terkait penyidikan TPPU AU," ujar Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Rabu (19/3/2014).

Sejauh ini, belum diketahui apa kaitan pemanggilan ini dengan aliran uang dari Anas. Namun, sebelumnya KPK juga telah memeriksa dari istri Anas, Dina Zad.

KPK juga telah menyita sebidang tanah di Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Yogyakarta. Tanah tersebut diatasnamakan Dina. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, penyidik hendak melakukan konfirmasi lebih lanjut mengenai tanah tersebut.

Penyidik KPK juga telah menyita tanah dan rumah mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu di Jalan Selat Makasar C9/22, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (7/3/2014).

Diketahui, bangunan yang menjadi rumah Anas di Duren Sawit itu dibangun di atas empat lahan kavling. Rumah Anas itu pernah digeledah oleh penyidik KPK terkait kasus Hambalang dengan tersangka Teuku Bagus Mohammad Noor.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpk hambalang anas urbaningrum
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top