Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penanggulangan Bencana: BNPB Kadang Beda Persepsi Dengan BPBD

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam mendukung program penanggulangan bencana dan peningkatan pemahaman kebencanaan.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 23 Februari 2014  |  14:43 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Penanggulangan bencana di Indonesia ternyata tak selalu berjalan sesuai antara rencana BNPB dan pelaksanaan oleh BPBD.

 

Kepala BNPB Syamsul Maarif menyebutkan, koordinasi penanggulangan bencana terkadang menghadapi kendala di sejumlah daerah karena kebijakan BNPB diinterpretasikan berbeda di daerah bencana tersebut.

 

“Kadang apa yang kami mau berbeda dengan pelaksanaan di lapangan. BPBD itu merupakan perangkat provinsi, sedangkan kami di pusat,” ujar Syamsul dalam siaran pers, Minggu (23/2/2014).

 

Oleh karena itu, ujarnya, ada strategi khusus yang sengaja disiapkan BNPB dalam setiap penanggulangan bencana di sejumlah daerah.

 

“Salah satunya, dengan strategi buah tangan dan pendekatan teknis. Saat kami ke daerah harus membawa buah tangan berupa ilmu atau teknologi baru yang bisa diterapkan di daerah,” tuturnya.

Pernyataan tersebut mengantar kabar penandatanganan nota kesepahaman Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Hipmi, dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dalam mendukung program penanggulangan bencana dan peningkatan pemahaman kebencanaan.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Hipmi Raja Sapta Oktohari dengan Kepala BNPB Syamsul Maarif, pada Sabtu (22/2/2014).

Melihat adanya keterbatasan yang dimiliki pemerintah dalam penanganan bencana ini, wajar kiranya jika BNPB sangat menyambut positif kerja sama yang terbangun antara lembaganya dengan Hipmi.

Selain karena jaringan Hipmi yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia, Himi juga dinilai beranggotakan orang-orang kreatif dan berjiwa sosial tinggi.

“Hipmi ini kan generasi muda pungusaha yang intelek dan didominasi kelas menengah. Jadi, kerja sama ini sangat positif bagi penanggulangan bencana di Indonesia,” ujar Syamsul dalam keterangan tertulisnya.

Ketua Umum Hipmi Raja Sapta Oktohari melanjutkan, untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh harus ada kerja sama dan gotong-royong antara pemerintah dan masyarakat.

“Kalau masalah kebencanaan kan wewenang BNPB. Sangat tepat jika dalam penmyaluran berbagai bantuan ke wilayah bencana kami bekerjasama dengan BNPB agar sedikit hal yang bisa kami sumbangkan, bisa tepat di daerah,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnpb hipmi bencana alam
Editor : Herdiyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top