Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SBY Pilih Lutfi Gantikan Gita Wirjawan Sebagai Mendag, Ini Alasannya

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan Muhammad Lutfi yang akan menjadi Menteri Perdagangan menggantikan Gita Wirjawan.
Anggi Oktarinda
Anggi Oktarinda - Bisnis.com 12 Februari 2014  |  10:57 WIB
/Muhammad Lutfi Calon Kuat Menteri Perdagangan Baru, Menggantikan Gita Wirjawan
/Muhammad Lutfi Calon Kuat Menteri Perdagangan Baru, Menggantikan Gita Wirjawan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan Muhammad Lutfi yang akan menjadi Menteri Perdagangan menggantikan Gita Wirjawan.

"Hari ini saya mengumumkan pergantian Menteri Perdagangan RI. Sebagaimana saudara tahu, beberapa waktu lalu saudara Gita Wirjawan mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri. Saya sudah melakukan fit and proper test dua hari yang lalu bersama wakil presiden terhadap saudara Lutfi. Saya memandang Lutfi cakap dan mampu menjadi Mendag menggantikan Gita," katanya di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (12/2/2014).

Lutfi adalah mantan Duta Besar Indonesia untuk Jepang. Lutfi menggantikan posisi yang ditinggalkan Gita per 1 Februari 2014 demi fokus pada kegiatan persiapan menjadi calon presiden melalui Konvensi Partai Demokrat. Gita menjadi Menteri Perdagangan di kabinet SBY selama 2 tahun 3 bulan.

Lutfi akan memegang jabatan menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II dalam periode yang tegolong singkat yaitu sejak hari ini sampai kabinet pimpinan SBY berakhir pada tahun ini.

Dalam perjalanan karirnya, Lutfi kerap berkaitan dengan Gita Wirjawan. Lutfi adalah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) periode 2005 - 2010 sebelum digantikan oleh Gita. Pada Agustus 2010, Lutfi ditunjuk oleh SBY untuk menjadi Dubes RI untuk Jepang dan Mikronesia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gita wirjawan mendag
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top