Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Riau Dapat Sengatan Listrik dari RAPP & Indah Kiat

PT PLN (persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau mengapresiasi seluruh stakeholders yang mendukung pengembangan kelistrikan di dua wilayah ini, termasuk PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP).
Vega Aulia Pradipta
Vega Aulia Pradipta - Bisnis.com 31 Oktober 2013  |  12:31 WIB

Bisnis.com, PEKANBARU - PT PLN (persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau mengapresiasi seluruh stakeholders yang mendukung pengembangan kelistrikan di dua wilayah ini, termasuk PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP).

Doddy B. Pangaribuan, General Manager PLN Wilayah Riau & Kepri mengatakan memang baru dua industri itu yang bekerja sama dengan PLN dan jumlah listrik yang dijual ke PLN pun masih sedikit.

“PLN memberikan penghargaan kepada stakeholders, termasuk pihak industri yang memiliki kelebihan daya listrik yang selama ini bekerja sama menjual ke PLN,” ujarnya ketika ditemui di sela-sela acara ‘Malam penghargaan kepada stakeholders di lingkungan PLN wilayah Riau dan Kepri dalam rangka Hari Listrik Nasional ke-68’, Rabu malam (30/10/2013).

Doddy mengatakan selain dua industri besar itu, penghargaan juga diberikan kepada pemda dan Lembaga Adat Melayu (LAM).

Menurutnya, mereka senantiasa mendukung pengembangan kelistrikan mulai dari sisi anggaran, teknis, dan kemudahan perizinan.

“Mereka juga membantu kami kalau [kabel/jaringan PLN] mesti melintas ke kebun-kebun milik rakyat. Mereka sangat intens membantu sehingga kami merasa sangat dibantu. Ini hebatnya di Riau, semua pihak berpartisipasi,” ujarnya.

Di sisi lain, seperti diketahui, PLN wilayah Riau dan Kepri sedang menjajaki pembelian listrik tambahan dari RAPP dan Indah Kiat masing-masing sebesar 50 MW.

Meski pihak RAPP sudah menyatakan tidak ada kelebihan listrik lagi, tetapi Doddy tetap optimistis bisa mendapatkan listrik tambahan dari perusahaan itu.

“Kami masih proses negosiasi. Memang nampaknya sulit, tapi barangkali mereka bisa berubah pikiran,” ujarnya.

Sebelumnya, RAPP menegaskan kapasitas listrik yang mereka miliki seluruhnya sudah digunakan untuk keperluan pabrik, tidak ada sisa yang bisa dijual untuk PLN.

Direktur RAPP Mulia Nauli mengatakan pihaknya bukannya tidak mau menjual listrik seperti yang sebelumnya sudah diminta oleh PLN.

“Kapasitas terpasang kami 400 MW, itu sudah terpakai semua. Ngga ada spare lagi,” ujarnya.

Menurut Mulia, listrik yang selama ini sudah bisa ‘disisihkan’ untuk PLN sebesar 6,75 MW dan saat puncaknya bisa mencapai 7,5 MW, merupakan hasil penghematan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top