Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Arus Balik: Jam Kepadatan Tahun ini 12-15 Jam

Bisnis.com, SURABAYA - Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menilai puncak arus mudik dalam rangka Hari Lebaran 2013 tidak terlalu ekstrem, khususnya untuk kondisi lalu lintas di Pulau Jawa.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 11 Agustus 2013  |  04:34 WIB

Bisnis.com, SURABAYA - Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menilai puncak arus mudik dalam rangka Hari Lebaran 2013 tidak terlalu ekstrem, khususnya untuk kondisi lalu lintas di Pulau Jawa.

"Kondisi lalu lintas kendaraan pemudik tidak terlalu ekstrem seperti tahun lalu di tingkat kepadatannya," ujarnya kepada wartawan di sela inspekSi mendadak memantau situasi arus balik di Stasiun Gubeng Surabaya, Jumat malam.

Ia menjelaskan, tahun lalu tingkat kapasitas lalu lintasnya berkisar 5-6 kali lipat dari hari biasa. Namun, kali ini hanya 3-4 kali lipat.

Menurut Bambang, ada beberapa faktor yang menyebabkannya, antara lain masa liburan cukup lama menjelang Hari Raya IdulFitri, sehingga masyarakat bisa memiliki banyak waktu untuk berangkat mudik.

Faktor kedua, pembayaran tunjangan hari raya (THR) oleh perusahaan ke karyawannya sejak awal, membuat masyarakat tidak sedikit yang berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan mendekati hari H.

"Faktor yang tidak kalah pentingnya yakni pemanfaatan media sosial dan teknologi informasi oleh pemudik. Melalui akun twitter, facebook, media online, radio, televisi dan sejumlah perangkat lainnya, pemudik bisa mengetahui kondisi terkini, sehingga memiliki alternatif," ujarnya.

Bambang Susantono juga mengungkapkan, dari data posko terpadu sesuai catatan Kementerian Perhubungan, arus mudik hingga menjelang arus balik tahun ini relatif lebih lancar, meski ada kemacetan di titik-titik klasik yang sudah menjadi langganan penumpukan kendaraan.

Hanya saja, jumlah jam kepadatan lebih membaik tahun ini, yakni sekitar 12-15 jam. Jika dibandingkan 2012, tingkat kepadatannya bisa mencapai 15-20 jam.

Tidak ekstremnya puncak arus mudik berpengaruh terhadap situasi lalu lintas dan perjalanan di Pulau Jawa.

Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) periode 2004-2010 tersebut menyatakan, tahun lalu yang melintasi jalur utara (Pantura) mencapai 60%, jalur selatan 30% dan sisanya jalur tengah.

"Sedangkan, tahun ini lebih merata karena yang melintasi jalur utara 50% dan 40% jalur selatan. Kemudian, 10% lainnya melalui jalur tengah". (antara/yus)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lebaran idulfitri Arus Balik mdik

Sumber : Newswire

Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top