Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AWAL RAMADAN: Pelayanan Publik di Kab. Tasik Lengang

BISNIS.COM, TASIKMALAYA—Hari pertama puasa, Rabu (10/7/2013) suasana di Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya sepi.
Anep Paoji
Anep Paoji - Bisnis.com 10 Juli 2013  |  20:18 WIB

BISNIS.COM, TASIKMALAYA—Hari pertama puasa, Rabu (10/7/2013) suasana di Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya sepi.

Aktivitas pelayanan relatif senggang dari biasanya. Dari pukul  10.00 WIB – 12.30 WIB tidak nampak kesibukan pelayanan mencolok.

Hal yang sama di kantor DPRD Kabupaten Tasikmalaya,  Dinas Pendidikan, Dinas PU dan Binamarga serta Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarkim) Kabupaten Tasikmalaya.  Suasana lenggang, hanya terlihat beberapa PNS.

“Saya tidak tahu persentase yang tidak masuk kerja hari ini, bisa sampai 50%. Itu sudah biasa pak, dari dulu. Setiap hari pertama puasa pasti banyak yang tidak masuk kantor,” ujar salah seorang PNS yang enggan disebutkan namanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir menyadari banyak PNS di lingkungan Pemkab Tasikmalaya yang tidak masuk kerja setiap hari pertama bulan puasa.

Pihaknya masih mentolelir dan tidak akan menjatuhkan sanksi bagi pegawai yang membolos. Ia juga menilai, kondisi tersebut masih wajar karena bisa jadi merata di lingkungan pemerintahan, di seluruh Indonesia.

“Hanya beberapa stap yang tidak masuk kerja. Mungkin sekitar 10%, itu masih dianggap wajar, mungkin terjadi merata di seluruh Indonesia,” kata Kodir.

Selama bulan Ramadan, Pemkab Tasikmalaya melakukan penyesuaian jam kerja PNS, dikurangi satu jam lebih awal dari hari biasa. Di luar bulan puasa, pelayanan perkantoran hingga pukul 16.00 WIB, selama bulan Ramadhan tutup lebih awal, pukul 15.00 WIB. (k55)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pns tasikmalaya Ramadan
Editor : Yanto Rachmat Iskandar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top