Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Yakin Krisis Usai, Polandia Pangkas Suku Bunga

Digiart-gps.comBISNIS.COM, WARSAWA—Bank sentral Polandia memangkas suku bunga pinjaman ke rekor terendah, tetapi memastikan bahwa siklus penurunan suku bunga di negara dengan perekonomian terbesar di Eropa Timur itu telah berakhir seiring dengan
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 05 Juli 2013  |  03:17 WIB

Digiart-gps.com

BISNIS.COM, WARSAWA—Bank sentral Polandia memangkas suku bunga pinjaman ke rekor terendah, tetapi memastikan bahwa siklus penurunan suku bunga di negara dengan perekonomian terbesar di Eropa Timur itu telah berakhir seiring dengan pemulihan ekonomi.

Dewan Kebijakan Moneter Polandia menurunkan suku bunga acuan sebesar 0,25 poin menjadi 2,5% pada Kamis (3/7/2013).

Nilai tersebut sesuai dengan perkiraan 38 dari 39 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. Satu orang lainnya memprediksi suku bunga tidak akan berubah.

Setelah mengumumkan pemangkasan, Gubernur bank sentral Polandia Marek Belka mengatakan suku bunga harus tetap berada di level saat ini paling tidak hingga akhir tahun.

Polandia telah memangkas bunga pinjaman sebesar 2,25 poin sejak November 2012 di saat perekonomian melambat. Sejak terjadi perlambatan pada kuartal I/2013, penjualan ritel secara mengejutkan naik, manufaktur bertumbuh, dan kepercayaan bisnis dari Jerman—pasar ekspor terbesar Polandia—meningkat untuk bulan kedua pada Juni.

“Kondisi terburuk bagi Polandia telah berakhir. Saat ini, kami akan melihat pemulihan secara bertahap dan akhir dari siklus pelonggaran moneter sebagai sebuah ekspresi dari optimisme Dewan Kebijakan Moneter,” jelas Belka.

Nilai tukar zloty menguat 0,6% menjadi 4,3107 per euro pada Rabu siang di Warsawa. Imbal balik dari obligasi pemerintah berjangka 2 tahun meningkat 2 basis poin menjadi 2,98%. (Bloomberg/53)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eropa Suku Bunga polandia krisis
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top