Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Baterai BTS Telkomsel

BISNIS.COM, MAKASSAR-Operator jasa telekomunikasi PT Telkomsel bekerjasama dengan Kepolisian Resort Maros berhasil mengungkap pelaku pencurian baterai base tranceiver station (BTS) di beberapa kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan."Pengungkapan pencurian
News Editor
News Editor - Bisnis.com 01 Juli 2013  |  15:44 WIB
Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Baterai BTS Telkomsel
Bagikan

BISNIS.COM, MAKASSAR-Operator jasa telekomunikasi PT Telkomsel bekerjasama dengan Kepolisian Resort Maros berhasil mengungkap pelaku pencurian baterai base tranceiver station (BTS) di beberapa kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

"Pengungkapan pencurian baterai BTS ini berhasil dilakukan berkat adanya kerja sama dari pihak Telkomsel yang melaporkan gangguan pada menara BTS tertentu,"ujar Kapolres Maros, AKBP Hotman Sirait di Makassar, Senin (1/7/2013).

Dia mengemukakan, pelaku pencurian baterai BTS Telkomsel itu dilakukan oleh orang-orang yang ahli dan merupakan jaringan sindikat pencurian yang banyak beroperasi antar kabupaten dan kota. Kelima pelaku yang diamankan polisi berinisial HS, LR, ZU, dan Al serta seorang lainnya yang diserahkan ke Polres Bulukumba karena beraksi di daerah itu juga.

 

Aksi pencurian yang dilakukan secara berkelompok ini membuat PT Telkomsel merugi hingga Rp3 miliar lebih.



Rekan pelaku yang diserahkan ke Polres Bulukumba itu untuk membantu aparat kepolisian lainnya dalam mengungkap pelaku pencurian baterai BTS atau pemaancar sinyal Telkomsel.

"Sebenarnya ada lima orang pelaaku yang kami amankan, tetapi satu diantaranya kami serahkan ke Polres Bulukumba untuk proses pengembangan, apalagi mereka juga beraksi di Bulukumba," katanya.

Para pelaku yang beraksi di beberapa menara BTS itu juga berhasil mengungkap para pengumpul atau penadah baterai BTS, namun pihaknya belum mau membeberkan identitas para penadahnya.

Berdasarkan keterangan awal, para pelaku beraksi di empat menara BTS Kecamatan Mallawa dan Kecamatan Camba dengan menggondol beberapa unit baterai yang sudah dijual kepada pelaku lainnya yang menjadi penadah.

Sementara itu, Head of Network Service Makassar Departmenr Sondang Widyanto didampingi Head Of Corporate Communications Pamasuka Division, Area Pamasuka Telkomsel, Jowvy Kumala mengaku pencurian yang dilakukan secara berkelompok ini membuat PT Telkomsel merugi hingga Rp3 miliar lebih.

Nilai kerugian itu dihitung berdasarkan harga satuan baterai BTS itu yang seharga Rp4-12 juta per unitnya. Dengan jumlah lebih dari 600 unit baterai BTS yang dicuri selama enam bulan ini membuat PT Telkomsel merugi dan harus mengganti baterai lainnya dengan pengadaan baru.

"Untuk sementara ini kerugian akibat pencurian sepanjang Januari hingga Juni ini lebih dari Rp3 miliar lebih karena jumlah baterai BTS yang hilang lebih dari 60 unit dan itu membuat perusaah merugi," katanya.(antara/yus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkomsel makassar bts baterai

Sumber : Newswire

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top