Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kontras Laporkan Kasus RUBEN ke Mabes Polri

BISNIS.COM, JAKARTA--Komisi untuk Orang Hilang dan Kekerasan (Kontras) melapor ke Mabes Polri terkait proses pengusutan kasus pembunuhan dengan tersangka Ruben dan Markus serta enam temannya yang menjadi korban penganiayaan penyidik Polri saat pemeriksaan."Kami
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 26 Juni 2013  |  20:41 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Komisi untuk Orang Hilang dan Kekerasan (Kontras) melapor ke Mabes Polri terkait proses pengusutan kasus pembunuhan dengan tersangka Ruben dan Markus serta enam temannya yang menjadi korban penganiayaan penyidik Polri saat pemeriksaan.

"Kami hari ini ke Irwasum Mabes Polri untuk melaporkan tindakan penyiksaan dalam proses 'unprocedural' saat proses penangkapan Ruben dan Markus," kata Wakil I Koordinator Kontras, Sri Suparyati di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/6).

Adanya dugaan tindakan penyiksaan dari penyidik terhadap tersangka selama penyidikan, banyak fakta yang tidak sinkron antara berita acara pemeriksaan terhadap delapan tersangka, katanya. '"Hal ini terlihat dengan adanya bukti-bukti di persidangan."

Kedatangan Kontras semula hendak melaporkan bukti-bukti tersebut. Namun Irwasum hanya mengagendakan terima laporan Kontras.

Martinus, salah seorang terpidana yang turut datang bersama Kontras menuturkan benar adanya penganiayaan. Markus kini telah bebas setelah menjalani hukuman salah vonis selama 7 tahun.

"Saya dipukul bahkan dibawa ke tempat gelap. Bagaimana polisi bilang tidak ada penganiayaan, selama di Polres Tana Toraja tidak pernah didampingi pengacara. Kami juga tidak tahu harus didampingi atau tidak," kata Markus.

Sebelumnya, kasus Ruben dan anaknya Markus menjadi korban salah vonis mati yang dikeluarkan pengadilan karena membunuh Andrias Pandin pada Desember 2005 lalu. (Antara)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mabes polri kontras ruben
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top