Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KORUPSI SIMULATOR SIM: Berkas Djoko Susilo Masuk Tahap Penuntutan

Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 01 April 2013  |  16:58 WIB
KORUPSI SIMULATOR SIM: Berkas Djoko Susilo Masuk Tahap Penuntutan
Bagikan
BISNIS.COM, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan berkas tersangka Djoko Susilo sudah masuk dalam tahap penuntutan pada hari ini (1/4/2013), sehingga maksimal 14 hari ke depan sudah akan masuk ke proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo mengatakan berkas perkara Irjen Pol Djoko Susilo --kasus tindak pidana korupsi simulator SIM dan tindak pidana pencucian uang-- dijadikan satu, untuk masuk ke tahap penuntutan oleh jaksa penuntut umum KPK.

"Kasus pengadaan simulator tersangka DS dan TPPU, hari ini penyerahan tahap dua, artinya berkas dijadikan satu sudah diserahkan ke penuntutan. Dalam waktu maksimal 14 hari akan diserahkan ke Tipikor," ujarnya, Senin (1/4/2013).

Sementara itu, tiga orang tersangka lainnya dalam kasus tersebut, lanjutnya, masih dalam proses penyidikan.

Johan menuturkan belum memperoleh informasi penyitaan atau penelusuran aset-aset baru yang diduga milik Djoko. "Hari ini sudah naik ke penuntutan."

Menurutnya, berdasarkan informasi terbaru dari penghitungan dugaan nilai kerugian dalam pengadaan simulator SIM itu adalah Rp121 miliar. Sebelumnya, diduga nilai kerugian itu mencapai Rp196,8 miliar.

Adapun, total nilai aset yang disita oleh KPK, tambahnya, masih di bawah Rp100 miliar, tetapi lebih dari Rp70 miliar. Selain, aset yang disita itu, penyidik juga memblokir rekening milik mantan Kepala Korlantas Polri itu, tetapi jumlahnya belum diketahui.

"Kan ada rekening yang diblokir, tetapi penjelasan pekan lalu, memang di bawah Rp100 miliar [aset yang disita]. Kan ada rekening diblokir. Saya tidak tahu rekening yang diblokir jumlahnya berapa."

Menurutnya, aset-aset yang disita itu dapat menjadi jaminan ketika di pengadilan, hakim memutuskan tersangka harus ganti rugi atas kerugian negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK korupsi sim jokosusilo
Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top