Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRESIDEN PKS DITANGKAP: Bantah terlibat, Mentan janji bantu KPK

JAKARTA: Menteri Pertanian Suswono mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut kasus kuota daging impor di Indonesia. Hal ini terkait dengan penangkapan KPK terhadap beberapa orang yang diduga terkait dengan proyek korupsi kuota
Aprika Rani Hernanda
Aprika Rani Hernanda - Bisnis.com 31 Januari 2013  |  10:36 WIB

JAKARTA: Menteri Pertanian Suswono mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut kasus kuota daging impor di Indonesia. Hal ini terkait dengan penangkapan KPK terhadap beberapa orang yang diduga terkait dengan proyek korupsi kuota impor daging di Kementerian Pertanian.
 
"Tentu kalau menangkap kan ada dasarnya. Makanya tentu sesegera mungkin diproses hukum," kata Mentan di Kanpus Kementan pada Rabu, (30/1/ 2013).
 
Pada kesempatan tersebut, Mentan meminta agar KPK membuka kasus dugaan suap proyek kuota impor secara lebih gamblang. "Artinya, KPK sudah punya alat bukti. Jadi saya dukung penuh. Justru saya minta dibuka seluas-luasnya," katanya.
 
Terkait dengan pemberitaan yang mengaitkan penangkapan KPK dengan dirinya, Mentan menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak tahu dan tidak terlibat. "Tidak, saya tidak terlibat. Kemarin saya rapat di sini, ada rapim. Saya juga bekerja profesional. Silakan saja tanya pada dirjen-dirjen di sini," katanya.
 
Lebih lanjut Mentan mengatakan bahwa dia selalu bersikap profesional dalam berhubungan dengan importir. "Saya bahkan sudah bilang ke Dirjen. Importir yang mau menjual surat dicoret saja. Importir harus betul-betul mereka yang menjadi pelaku usaha yang benar dan memenuhi syarat," katanya.
 
Seperti diketahui KPK menangkap tiga orang saat melakukan transaksi suap di Hotel Le Maridien Jakarta. Selain itu KPK juga melakukan penggeledahan di kantor salah satu importir daging yakni PT Indoguna Utama. (arh)




 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aprika Rani Hernanda

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top