Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TASPEN Targetkan Investasi Rp68 Triliun

JAKARTA—PT Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) menargetkan nilai investasi Rp62 triliun dengan hasil investasi Rp3,8 triliun pada tahun ini dari program Dana Pensiun.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Januari 2013  |  15:31 WIB

JAKARTA—PT Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) menargetkan nilai investasi Rp62 triliun dengan hasil investasi Rp3,8 triliun pada tahun ini dari program Dana Pensiun.

Perusahaan ini juga menargetkan nilai investasi Rp48 triliun dengan hasil investasi Rp4,6 triliun dari program Tabungan Hari Tua (THT).

Direktur Investasi PT Taspen Taufik Hidayat mengatakan porsi investasi Dana Pensiun hanya di obligasi sebesar 74% serta deposito mencapai 25% di bank pemerintah. Sebaliknya, porsi investasi program THT juga mencakup saham sebesar 25%.

"Selain itu, 68% obligasi dan sisanya deposito," kata Taufik Hidayat usai penandatanganan nota kesepahaman untuk membuka bank joint venture antara PT Taspen, PT Pos Indonesia dan Bank Mandiri hari ini, Kamis (31/1/2013).

Taufik mengatakan porsi investasi di deposito dalam program THT lebih kecil karena dianggap memberikan return yang rendah. "Opportunity yang kita harapkan lebih banyak dari saham serta obligasi korporasi," katanya.

Selain itu, PT Taspen juga memprediksikan akan membayar dana pensiun sebesar Rp60 triliun pada tahun ini. Dana itu dialokasikan setiap bulan untuk pegawai negeri sipil. "Kalau untuk TNI/Polri diberikan bagi yang pensiun sebelum 1989. Setelah 1989, dana pensiunnya dikelola oleh PT Asabri," katanya. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Yodie Hardiyan

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top