Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IZIN DICABUT, Bhaktiutama & Adjusterindo Bermasalah Sejak Lama

JAKARTA--Dua perusahaan penilai kerugian yang dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan merupakan perusahaan yang telah lama tidak beroperasi.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Januari 2013  |  22:30 WIB

JAKARTA--Dua perusahaan penilai kerugian yang dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan merupakan perusahaan yang telah lama tidak beroperasi.

 
Ketua Asosiasi Penilai Kerugian Asuransi Indonesia (APKAI) Budi S Maharesi mengatakan kedua perusahaan tersebut yakni PT Bhaktiutama Wiradaya dan PT Adjusterindo telah mati suri sejak beberapa tahun terakhir.
 
Budi mengatakan PT Adjusterindo yang merupakan perusahaan penilai kerugian bidang marine tidak aktif beroperasi sejak 2007.
 
"Tidak ada kabarnya, belum beroperasi lagi sejak mati suri pada 2007 lalu," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (30/1).
 
Perusahaan ini juga tidak memberikan laporan keuangan kepada regulator yang saat itu masih dipegang oleh Biro Perasuransian Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).
 
Sementara itu, PT Bhaktiutama Wiradaya yang bergerak di bidang penilai kerugian non-marine (umum) juga telah menutup operasionalnya.
 
Diketahui, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha lima perusahaan yang bergerak di industri asuransi. Perusahaan yang dicabut izinnya masing-masing adalah perusahaan asuransi kerugian PT Asuransi Chubb Indonesia,  dua perusahaan penilai kerugian yakni PT Bhaktiutama Wiradaya dan PT Adjusterindo, perusahaan pialang reasuransi PT Java Raya Reasuransi Broker dan perusahaan pialang asuransi PT Mutiara Indonesia. (faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Farodlilah Muqoddam

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top