Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KORUPSI PON RIAU: KPK Periksa 4 Tersangka Anggota DPRD

JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa empat orang tersangka anggota DPRD Riau terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan venue dalam kegiatan PON di Riau.
- Bisnis.com 30 Januari 2013  |  15:01 WIB

JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa empat orang tersangka anggota DPRD Riau terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan venue dalam kegiatan PON di Riau.


Berdasarkan jadual penyidikan KPK pada hari ini, pemeriksaan terhadap keempat tersangka itu dijadualkan pada hari ini mulai pukul 09.30 WIB (30/1/2013).
 

Keempat tersangka itu yaitu Adrian Ali (Partai Amanat Nasional),Syarif Hidayat (Partai Persatuan Pembangunan),Abu Bakar Siddik (Partai Golkar),dan Turoechman Asy'ari (PDI Perjuangan)
 

Sebelumnya, KPK juga memeriksa Gubernur Riau Rusli Zainal selama 6 jam sebagai saksi dari 7 tersangka anggota DPRD Riau dalam kasus tersebut pada akhir pekan lalu (25/1/2013).
Rusli menyatakan tidak memerintahkan kepada ketujuh anggota DPRD tersebut dalam pembahasan perda soal pembangunan venue PON Riau.
 

Ketujuh anggota DPRD Riau menjadi tersangka kasus dugaan suap pembahasan Perda No. 6/2010 tentang Dana Pengikatan tahun Jamak Pembangunan Venue Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012.
 

Sementara itu, ketiga tersangka lainnya yaitu Zulfan Heri (Partai Golkar), Tengku Muazza (Partai Demokrat), Mohammad Roem Zein (Partai Persatuan Pembangunan) belum diperiksa lagi. Ketujuh tersangka itu telah ditahan oleh komisi antikorupsi sejak 15 Januari 2013.
 

Terkait penyidikan kasus dugaan suap PON Riau, pemeriksaan Rusli ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya, politikus Partai Golkar itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka lainnya.
Suap kepada anggota DPRD Riau tersebut untuk meminta dana APBN menyangkut kekurangan dana stadion utama PON senilai Rp290 miliar.
 

Selain dalam kasus PON Riau, KPK mengembangkan penyelidikan keterlibatan Rusli dalam dugaan korupsi izin usaha pemanfaatan hasil hutan (IUPHHK) Pelalawan dan Siak. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top