Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KORUPSI PROYEK KEMENAG: Zulkarenaen & Anaknya Dikenai Pasal 11 UU Tipikor

JAKARTA–Jaksa penunut umum Komisi Pemberantasan Korupsi mendakwa Zulkarnaen Djabar dan anaknya Dendy Prasetia Zulkaraen Putra dengan pasal 11 UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, karena diduga menerima uang Rp14,39 miliar
- Bisnis.com 28 Januari 2013  |  20:30 WIB

JAKARTA–Jaksa penunut umum Komisi Pemberantasan Korupsi mendakwa Zulkarnaen Djabar dan anaknya Dendy Prasetia Zulkaraen Putra dengan pasal 11 UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, karena diduga menerima uang Rp14,39 miliar dari Abdul Kadir Alaydrus (Direktur PT Sinergi Pustaka Indonesia).

PT Sinergi ditawari pekerjaan pengadaan laboratorium komputer MTs 2011 dengan syarat menyerahkan fee 15% kepada Fahd El Fouz.

Jaksa penuntut Umum KPK Dzakiyul Fikri mengatakan dalam surat dakwaan, terdakwa I (Zulkarnaen) bersama dengan terdakwa II (Dendy) bersama dengan Fahd El Fouz pada September-Desember 2011 telah melakukan gabungan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan berdiri sendiri, sehingga merupakan beberapa kejahatan yang diancam pidana pokok dan sejenis yang menerima hadiah berupa uang Rp14,39 miliar dari Abdul Kadir Alaydrus (Direktur PT Sinergi Pustaka Indonesia) yang diterima Zulkarnaen melalui Dendy.

Transaksi itu, katanya, bertempat di Kemenag, Bank BCA KCU Menara Bidakara, Bank BRI Cabang Jakarta Tendean dan Bank Mandiri Cabang Tebet Supomo.

Ditengarai, hadiah atau janji tersebut diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya.

Jaksa menambahkan perbuatan terdakwa itu telah menguntungkan keluarga terdakwa.

Zulkarnaen Djabar merupakan anggota DPR Komisi VIII dari Fraksi Golkar, sedangkan Dendy (anak Zulkarnaen) merupakan karyawan swasta.

Pemberian uang itu, karena terdakwa I dan II mengetahui bahwa pemberian uang itu karena terdakwa I selaku anggota Banggar DPR yang telah menyetujui anggaran di Kemenag bersama dengan terdakwa II telah mengupayakan PT Batu Karya Mas menjadi pemenang dalam pekerjaan pengadaan laboratorium komputer MTs tahun anggaran 2011. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top