Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KASUS WANDAH HAMIDAH & RAFFI AHMAD, A.M Fatwa: Kader Terlibat Narkoba Harus Berhenti

News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Januari 2013  |  16:14 WIB
JAKARTA--Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) A.M Fatwa tidak bisa menyembunyikan kekecewannya ketika mendengar kabar kader muda partainya Wanda Hamidah ikut dicocok Badan Narkotika Nasional (BNN) atas dugaan pemakaian narkoba. 
 
Kendati belum dipastikan positif atau negatif memakai narkoba namun sudah cukup mencoreng nama partai berlambang matahari tersebut. Seorang perempuan ikut terlibat pesta sampai dini hari sudah melunturkan kepercayaan masyarakat. 
 
"Terbukti atau tidak, masalah tes urin dan sebagainya, kalau perempuan tertangkap dini hari sampai tempat pesta begituan harus lebih dulu mengembalikan kepercayaan kepada rakyat, ya harus berhenti," katanya di kantor DPRD DKI, Senin (28/1/2013). 
 
Anggota DPD RI itu tidak ingin berprasangka apa apa tentang artis dan politikus DPRD DKI tersebut. Intinya sekarang Wanda sudah ketangkap basah berada di rumah Raffi Ahmad bersama teman lain yang terbukti positif pemakai narkoba.
 
"Saya sebagai senior dan pendiri partai wanda sangat kecewa dan marah dengan keadaan seperti itu," tegasnya. 
 
Ia menampik jika persoalan penangkapan Wanda dikaitkan dengan kisruh PAN yang dirundung bermacam persoalan. Seperti halnya kasus korupsi suap pembahasan anggaran infrastruktur daerah yang melibatkan anggota Banggar Wa Ode Nurhayati dan kecelakaan putra Hatta Rajasa. 
 
 
Terlepas dari itu, Fatwa menduga tindakan Wanda karena dilanda permasalahan kemelut persoalan keluarga. Semestinya persoalan pribadi dikembalikan atau dirampungkan secara pribadi. Ia tahu Wanda kader muda yang punya prestasi namun kalau sampai positif narkoba sangat mencoreng pendiri PAN dan nama besar partai. (Faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Akhirul Anwar

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top