Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERBATASAN JAGOIBABANG-SERAWAK: Infrastruktur Jalan & Dry Port Harus Diselesaikan Segera

BENGKAYANG, Kalbar--Dari beberapa pintu perbatasan yang ada di Provinsi Kalimantan Barat, Kecamatan Jagoibabang di Kabupaten Bengkayang, masih membutuhkan perhatian dan peningkatan prasarana infrastruktur baik dari pemerintah pusat maupun pemprov, seperti
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Januari 2013  |  12:36 WIB

BENGKAYANG, Kalbar--Dari beberapa pintu perbatasan yang ada di Provinsi Kalimantan Barat, Kecamatan Jagoibabang di Kabupaten Bengkayang, masih membutuhkan perhatian dan peningkatan prasarana infrastruktur baik dari pemerintah pusat maupun pemprov, seperti sarana pelabuhan darat (dry port) dan jalan yang baik.

Wilayah pintu batas Jagoibabang memang kini merupakan prioritas yang akan dibenahi seperti pintu batas lainnya di Entikong yang terletak di Kabupaten Sanggau yang berbatasan dengan Tebedu Serawak (Malaysia). Atau pintu batas Badau di Kabupaten Kapuas Hulu yang berbatasan dengan Lubuk Antu Serawak.

Infrastruktur jalan dan dry port sebagai tempat pemeriksaan arus masuk dan keluar barang di wilayah perbatasan Jagoibabang mesti segera diselesaikan, hal itu guna mengantisipasi barang yang keluar dan masuk di perbatasan dua negara ini secara ilegal. Khususnya, barang-barang berbahaya seperti narkoba dan bahan peledak.

Di pintu batas Serawak, prasarana yang menuju Pasar Serikin memang tidak lebih baik dari Jagoibabang, namun sistem pengawasan yang ketat yang dilakukan Laskar Tentara Kerajaan Malaysia menyulitkan barang haram [penyeludupan] masuk ke wilayah mereka.  

Tetapi tidak tertutup kemungkinan, bila barang haram 'sengaja' dilepaskan Laskar Tentara Kerajaan Malaysia atau Pabean keluar dari Serawak dan masuk ke wilayah Indonesia melewati  pintu batas Jagoibabang, maka begitu pentingnya pengawasan barang yang masuk ke Indonesia yang tentu saja merupakan peran penting penjagaan yang dilakukani petugas, baik TNI, polisi dan bea cukai.

Karena kasus penyeludupan narkoba jenis heroin pernah terjadi, yang masuk dari Tebedu Serawak melewati pos batas Entikong Kabupaten Sanggau yang melibatkan oknum Bea Cukai Kalbar. Bisa jadi, modus masuknya barang haram -penyelundupan- ke Indonesia telah sering dilakukan.

Pantauan Bisnis di Jagoibabang, Pos Jaga TNI Rajawali Kodam XII Tanjungpura di pos batas Jagoibabang merupakan garda terdepan dalam mengantisipasi keamanan di sana, serta secara administrasi telah  berjalan kantor polisi, bea cukai dan imigrasi.

Infrastruktur jalan dan pos batas yang kini tengah dibangun, serta dry port di Jagoibabang merupakan upaya dalam meningkatkan pelayanan dan menjaga wilayah perbatasan di Kabupaten Bengkayang itu.

Pos perbatasan Jagoibabang merupakan pintu masuk dan keluar barang dari beberapa dearah di Kabupaten Bengkayang, seperti dari Kecamatan Ledo, Sanggau Ledo dan Jagoibababng, bahkan dari kota lainnya seperti dari kota Ngabang Kabupaten Landak.

Sementara Jarak dari ibukota provinsi Kalbar [Pontianak] menuju Jagoibabang sepanjang 299 km, dengan kondisi jalan aspal yang baik sehingga jarak tempuh yang menghubungkan dua negara ini semakin cepat.

Aktifitas ekonomi warga di perbatasan Jagoibabang selain bertani juga berdagang, dimana ada keterkaitan hasil tani dan barang dagangan dengan negara tetangga itu. Tak aneh bila banyak ditemukan barang-barang asal Malaysia, seperti gas elpiji, telur, minuman kaleng, material bangunan hingga beras dan gula buatan Malaysia.

Barang-barang asal Serawak Malaysia banyak beredar di wilayah Kalbar khususnya dekat dengan perbatasan karena dari sisi harga lebih ekonomis ketimbang produk dalam negeri, hal itu dikarenakan jarak tempuh yang begitu jauh mengakibatkan produk dalam negeri sulit didapat masyarakat perbatasan.

"Masyarakat perbatasan lebih dekat dan harga lebih murah membeli produk asal Malaysia," kata Aminah, warga Malaysia yang dekat dengan Serikin.
 

"Semua produk bisa beli di sini, kami pun sediakan bensin bila ingin beli, tetapi kami warga Malaysia hanya dibolehkan membeli sayur mayur saja dari Indon," lanjutnya.

Warga perbatasan di Kalbar menjual hasil bumi mereka ke Malaysia bukan tanpa alasan. Karena, harga sayuran di Pasar Serikin, Malaysia jauh lebih bagus ketimbang dijual di Indonesia.

Tidak hanya kebutuhan hidup sehari-hari, masalah kesehatan dan pendidikan pun kini dipercayakan masyarakat perbatasan Kalbar ke Serawak Malaysia. (K46) (Foto: JibiPhoto/Odie Krisno)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Odie Krisno

Editor : Wiwiek Dwi Endah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top