Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKONOMI THAILAND: Produksi industri per Desember 2012 Melemah

JAKARTA--Sinyal pelemahan akibat ketidakpastian ekonomi global semakin terasa di Thailand menyusul turunnya nilai ekspor dan produksi barang industri akhir tahun lalu.Pada Desember 2012, seperti yang dilansir Reuters, Senin (28/1), data industrial output
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Januari 2013  |  16:23 WIB

JAKARTA--Sinyal pelemahan akibat ketidakpastian ekonomi global semakin terasa di Thailand menyusul turunnya nilai ekspor dan produksi barang industri akhir tahun lalu.

Pada Desember 2012, seperti yang dilansir Reuters, Senin (28/1), data industrial output (total produksi industri nasional) Thailand naik 23,4% dari catatan buruk tahun sebelumnya yang anjlok akibat banjir besar.

Walau begitu, kenaikan pada 2012 ini berada jauh dari prediksi ekonom yang menargetkan pertumbuhan sekitar 32%. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, produksi industri juga tercatat turun sebesar 6,3%.

Sepanjang tahun, pertumbuhan produksi industri naik hanya 2,51%. Kementerian Perindustrian Thailand mengakui bahwa pemulihan di sektor elektronik pasca banjir besar masih berjalan lamban. Seperti diketahui, banjir pada 2011 lalu menyebabkan produksi sektor industri turun 9,3%.

Pada tahun ini, pemerintah setempat memerkirakan pertumbuhan industri akan berkisar 3,5% hingga 4,5%.

Ekonom di Kasikorn Research Center, Pimonwan Mahujchariyawong, mengkonfirmasi pemulihan industri yang berjalan lambat di negaranya.

"Kami berharap pada awal tahun ini produksi industri akan membaik namun manufacturing production index menunjukan tahun ini tidak akan menunjukan pertumbuhan yang impresif." (Reuters/10/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top