Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DJOKO TJANDRA: Pemerintah PNG Batalkan Paspor Sebagai Warga Negara

JAKARTA --Pemerintah Papua Nugini akhirnya membatalkan paspor terpidana kasus "cessie" atau hak tagih Bank Bali sebesar Rp546 miliar, Djoko Tjandra alias "Djoker" sebagai warga negara tersebut."Saya baru saja berkomunikasi dengan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Januari 2013  |  23:06 WIB

JAKARTA --Pemerintah Papua Nugini akhirnya membatalkan paspor terpidana kasus "cessie" atau hak tagih Bank Bali sebesar Rp546 miliar, Djoko Tjandra alias "Djoker" sebagai warga negara tersebut.

"Saya baru saja berkomunikasi dengan Duta Besar Indonesia di PNG Andreas Sitepu, ternyata memang benar paspor Djoko Tjandra telah dibatalkan oleh pemerintah PNG," kata Wakil Jaksa Agung yang juga Ketua Tim Pemburu Koruptor Darmono di Jakarta, Jumat (25/1).

Dia menjelaskan  pihaknya akan menindaklanjuti abar menggembirakan itu untuk mengetahui apakah dengan pembatalan paspor itu secara otomatis kewarganegaraannya akan dibatalkan juga.

Secara rasional, kata dia, dengan dibatalkannya paspornya berarti kewarganegaraannya secara otomatis turut dibatalkan.

Informasi yang diperolehnya, diketahui pembatalan paspor tersebut karena yang bersangkutan masuk negara PNG secara ilegal.

"Kemudian ada hal-hal yang berkaitan dengan masalah hukum yang belum selesai sehingga apa yang kita lakukan dengan Pemerintah PNG telah ditindaklanjuti dan kita bersyukur. Berarti tindakan kita tidak sia-sia saja," katanya.

Sementara itu,  dari laman Radio Australia juga menyebutkan pemerintah PNG telah membatalkan paspor Djoko Tjandra. (Antara/if)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswires

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top