Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PAKET MISTERIUS: Angkasa Pura II Pastikan Berisi Bom Ikan

JAKARTA-- PT Angkasa Pura II memastikan paket yang dicurigai bom di willayah kargo Bandara Soekarno-Hatta memang bom ikan yang hendak dikirim lewat pesawat udara ke Papua.General Affair Cabang Bandara Soekarno Hatta PT Angkasa Pura II Yudistiawan mengatakan
- Bisnis.com 25 Januari 2013  |  22:27 WIB

JAKARTA-- PT Angkasa Pura II memastikan paket yang dicurigai bom di willayah kargo Bandara Soekarno-Hatta memang bom ikan yang hendak dikirim lewat pesawat udara ke Papua.

General Affair Cabang Bandara Soekarno Hatta PT Angkasa Pura II Yudistiawan mengatakan paket mencurigakan yang berada di kantor PT Pos Indonesia di area kargo bandara Cengkareng ini dideteksi sebagai bahan berbahaya atau dangerous good oleh mesin x-ray milik perusahaan jasa inspeksi kargo udara PT Delta Angkasa Pratama (DAP).

"Paket yang dicurigai itu bertuliskan 'mesin ikan' yang dikirimkan melalui PT Pos Indonesia untuk diangkut pesawat udara. Setelah dilakukan pemindaian pada mesin x-ray milik perusahaan regulated agent PT DAP, ternyata paket ini dikategorikan sebagai barang berbahaya, karena merupakan bom ikan," kata Yudistiawan kepada Bisnis, Jumat (25/1)  malam.

Dia menambahkan setelah diketahui paket tersebut berbahaya, oleh PT DAP dikembalikan ke PT Pos, selanjutnya PT Pos melaporkannya ke polisi.

"Oleh polisi, karena paket ini diduga bom, akhirnya mendatangkan tim gegana," ucapnya.

Yudistiawan menambahkan paket ini dikirimkan oleh seseorang bernama K, warga Ketanggan Gringsing, Batang, Pekalongan, Jawa Tengah. K mengirim paket ke kantor Pos Indonesia kargo bandara melalui jalur darat dari Pekalongan. Adapun penerima paket tersebut adalah A, bertempat di Toko Ratu Textil, Merauke, Papua, Irian Jaya.

"Paket kiriman pos (kirpos) Pekalongan-Merauke tiba di kantor Pos Indonesia cabang kargo bandara pada 23 Januari 2013. Paket itu akan diberangkatkan dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang mengunakan pesawat Garuda GA 610 tujuan Merauke 25 Januari 2013," kata Yudistiawan.

Dia mengatakan paket yang merupakan bom ikan ini dikirimkan dari kantor Pos Pekalongan ke Bandara Soekarno-Hatta. Paket ini berisi tabung, mesiu, kabel. "Selayaknya bom ikanlah," kata Yudistiawan.

Corporate Secretary PT Angkasa Pura II Trisno Heryadi mengatakan pihaknya selaku pengelola bandara, pasti melarang diterbangkannya barang yang dinilai sebagai dangerous good karena akan membahayakan keselamatan penerbangan. (if)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top