Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: Jaya Proteksi estimasikan klaim Rp6 miliar

- Bisnis.com 25 Januari 2013  |  15:01 WIB
JAKARTA: PT Asuransi Jaya Proteksi (AJP) memperkirakan estimasi klaim kendaraan bermotor dan properti sampai hari ini mencapai sekitar Rp6 miliar, karena nasabahnya masih sedikit yang melapor, kata seorang eksekutifnya.
 
"Jumlah klaim asuransi kendaraan bermotor dan properti akibat banjir sampai hari ini masih sedikit. Estimasi klaim sampai hari ini mencapai sekitar Rp6 miliar," kata Nicolaus Prawiro, Direktur Keuangan PT Asuransi Jaya Proteksi (AJP) kepada Kabar24.com melalui pesan singkat, Jumat (25/1). 
 
Sampai hari ini, katanya,  ada 32 klaim banjir dari mobil dan 24 klaim banjir untuk properti dengan total estimasi sekitar Rp6 miliar.
 
Nicolaus menyarankan agar nasabah segera menghubungi petugas klaimnya  untuk penanganan segera.
 
 
Kendaraan yang mendapatkan asuransi, katanya, selama kendaraan tersebut diasuransikan dengan perluasan bencana alam, maka kerusakan karena banjir dapat diklaim ke AJP dan besarnya nilai penggantian adalah:
 
1.  Jika jaminan adalah komprehensif dan bencana alam diganti sesuai dengan kerusakan yang dialami dikurangi dengan risiko sendiri.
 
2.  Jika jaminan adalah kerugian total dan bencana alam maka ganti rugi diberikan jika biaya perbaikkan atas kerusakan akibat banjir minimal sebesar 75% dari harga pasar dari unit kendaraan yang diasuransikan. Nilai ganti rugi yang diberikan adalah sebesar harga pasar dari kendaraan yang diasuransikan dengan catatan maksimal sebesar nilai pertanggungan dengan dikurangi risiko sendiri.
 
"Asuransi Jaya Proteksi tetap berkomitmen untuk melayani nasabah kami yang telah terkena dampak dari banjir. Layanan Call Center kami di 500257 tetap aktif 24 jam dalam berbagai keadaan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah yang ingin melaporkan klaim ataupun membutuhkan bantuan derek. Kami menerima dan memproses seluruh klaim sesuai dengan manfaat dan ketentuan yang tercantum dalam polis yang dimiliki oleh nasabah," kata Nicolaus. 
 
Selama polis asuransi yang dimiliki oleh nasabah sudah mencakup perluasan bencana alam, katanya, maka kerusakan akibat banjir akan mendapat ganti rugi dari AJP. Untuk mengurangi tingkat kerusakan, katanya, diharapkan agar kabel accu dapat dilepas dan nasabah tidak menyalakan mesin kendaraan dahulu jika mesin sudah terendam air. 
 
Sementara jaminan standard dari Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI), katanya,  tidak termasuk jaminan terhadap risiko bencana alam (Act of God).
 
Bencana alam dapat dijamin dalam Polis Asuransi Kendaraan Bermotor sebagai perluasan jaminan dengan dikenakan tambahan premi. Nasabah yang kendaraan bermotornya mengalami rusak akibat kebanjiran dan telah mengasuransikan kendaraan bermotornya tersebut dengan perluasan jaminan bencana alam, katanya,  maka akan mendapatkan penggantian yang besarnya tergantung kerusakan yang dialami oleh kendaraan bermotor tersebut dikurangi dengan risiko sendiri.
 
Kendaraan yang mengalami kerusakan akan dilakukan survey dan kemudian kendaraan akan diperbaiki di bengkel rekanan JaPro. Lamanya perbaikan tergantung tingkat kerusakan kendaraan.(Faa)
 
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top