Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANK INDONESIA : BI Jateng-DIY Makin Serius Pacu Pertumbuhan Produktivitas

SEMARANG – Bank Indonesia Wilayah V Jateng-DIY makin serius memacu pertumbuhan produktifitas Usaha Mikro Kecil Menengah di Kabupaten Semarang dengan megucurkan bantuan Rp1,22 milliar pada kelompok tani yang terbagi dalam tiga klaster binaannya
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 Januari 2013  |  17:11 WIB

SEMARANG – Bank Indonesia Wilayah V Jateng-DIY makin serius memacu pertumbuhan produktifitas Usaha Mikro Kecil Menengah di Kabupaten Semarang dengan megucurkan bantuan Rp1,22 milliar pada kelompok tani yang terbagi dalam tiga klaster binaannya diwilayah tersebut.

Bantuan yang diberikan kepada sejumlah kelompok tani yang terbagi dalam tiga klaster, yakni klaster sapi perah, sapi potong, dan biofarmaka tersebut diwujudkan dalam bentuk sarana dan prasarana peralatan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah V Jateng-DIY Joni Swastanto mengatakan pemberian bantuan untuk pengembangan tiga klaster di Kabupaten Semarang yang telah dibina BI sejak 2011 lalu itu dalam rangka Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) 2012.

“PSBI 2012 ini baru diserahkan awal 2013 dikarenakan menunggu selesainya pembangunan sejumlah kandang komunal sapi yang akan diserahkan kepada Kelompok Tani Ternak (KTT),” tuturnya, disela Penyerahan PSBI 2012, di Kabupaten Semarang, Rabu (23/1/2013).

Joni mengatakan dari total bantuan yang diserahkan sebesar Rp1,22 milliar itu, terbagi diantaranya untuk pengembangan klaster sapi perah mencapai Rp640,8 juta,  pengembangan klaster sapi potong Rp455,1 juta, dan pengembangna klaster biofarmaka Rp129,1 juta.

Bantuan diwujudkan dalam sejumlah sarana, prasaran serta peralatan penunjang produktifitas UMKM, seperti misalnya untuk klaster sapi perah dan sapi potong, bantuan berupa pembangunan sejumlah kandang komunal yang sudah dilengkapi degester biogas, perlatan memeah susu portable, greenhouse pembibitan alfaafa (pakan ternak), chopper, timbangan sapi, mesin penggilingan daging, dan lainnnya.

“Untuk biofarmaka diberikan paket Alsintan atau alat dan mesin pertanian, yakni berupa mesin perajang, mesin pengering, rak penyimpanan simplisia, alat ukur kadar air, dan kendaraan angkut,” ujarnya.

Pihaknya akan terus mengembangkan pada daerah lainnnya dan berharap semoga segala upaya yang telah dilakukan dapat bermanfaat dan memberikan kontribusi yang positif bagi pengembangan ekonomi di Kabupaten Semarang khususnya dan Provinsi Jawa Tengah umumnya.

“Selama setahun terakhir sejak kerjasama pengembangan tiga klaster dilakukan oleh BI dengan Kabupaten Semarang dibantu sejumlah pihak terkait lainnya, ternyata telah menghasilkaj progres yang positif,” tuturnya.

Seperti, lanjutnya, para peternak telah bisa membuat alternatif pakan ternak berbasis alfaafa dengan menggunakan bahan baku yang murah di sekitar lingkungan, dan hasilnya produktifitas sapi perah meningkat, kualitas daging sapi potong meningkat dan higienitas sapi juga meningkat.

“Sebelum pengembangan pakan ternak alternatif Alfaalfa, seekor sapi perah hanya mampu menghasilkan sekitar 10 liter susu per hari, namun saat ini sedikitnya bisa sampai 15-20 liter susu per hari,,” tuturnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Semarang Anang Dwinanta mengaku sejak keterlibatan perbankan dan sejumlah pihak lain dalam pengembangan produksi susu sapi perah maupun sapi potong, dari sisi produktifitas susu serta populasi sapi mengalmami pertumbuhan positif.

“Peran serta perbankan sangat penting mengingat keterbatasan anggaran kami untuk pengembangannnya. Saat ini produksi susu sapi telah mencapai sekitar 60.000 liter/hari, populasi sapi perah sekitar 39.000 sapi dan untuk sapi potong sekitar 65.000 sapi, menglamai pertumbuhan sekitar 7% dari tahun sebelumnya,” tuturnya. (k39/dot)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Puput Ady Sukarno

Editor : Endot Brilliantono

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top