Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INFLASI JEPANG: Ditargetkan 2%, BoJ Terapkan Pembelian Aset Tanpa Batas

TOKYO—Bank of Japan (BoJ) menetapkan target inflasi sebesar 2% dan menyatakan akan menerapkan program pembelian aset tanpa batas sebagai komitmen untuk mengakhiri deflasi yang telah berlangsung selama dua dasawarsa di Jepang.Bank sentral Jepang
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Januari 2013  |  00:15 WIB

TOKYO—Bank of Japan (BoJ) menetapkan target inflasi sebesar 2% dan menyatakan akan menerapkan program pembelian aset tanpa batas sebagai komitmen untuk mengakhiri deflasi yang telah berlangsung selama dua dasawarsa di Jepang.

Bank sentral Jepang pada Selasa (22/1) di Tokyo mengatakan akan membeli aset, termasuk surat utang negara (SUN) Jepang, sebesar 13 triliun yen atau US$145 miliar per bulan mulai dari Januari 2004.

Selain memberikan stimulus ala Federal Reserve Amerika Serikat (AS) itu, BoJ juga menaikkan target inflasi menjadi 2% dari target sebelumnya yakni 1%, sebagaimana yang diminta oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Perdana menteri yang baru dilantik pada Desember 2012 itu telah menjanjikan kebijakan yang agresif untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, mengakhiri deflasi, dan memperlemah nilai tukar yen.

Selain mengucurkan stimulus fiskal hingga 10 triliun yen, Abe juga mendesak BoJ berkontribusi lewat kebijakan ‘moneter yang berani’. Abe akan menunjuk pengganti Gubernur BoJ Masaaki Shirakawa pada April 2013.

“BoJ beranjak ke wilayah baru. Inflasi 2% akan sulit dicapai dalam waktu dekat, sehingga BoJ akan tetap melonggarkan kebijakan untuk waktu yang cukup lama,” kata Masaaki Kanno, kepala ekonom JPMorgan Securities Japan Co.

BoJ menyatakan akan berusaha mencapai target inflasi yang baru itu secepat mungkin. Sebelumnya, BoJ pernah mengatakan akan terus melonggarkan kebijakan moneter sampai target inflasi 1% tercapai. Untuk tahun fiskal yang dimulai April 2014, BoJ menargetkan inflasi sebesar 0,9%. (Bloomberg/if)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswires/Ahmad Puja Rahman Altiar

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top