Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NASDEM: Kisruh duluan, sulit melejit jadi partai elit

JAKARTA: Pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi menilai akan sulit bagi Partai Nasdem untuk melejit ke jajaran partai elit dengan raihan dua digit pada Pemilu 2014 mengingat konflik internal di tubuh partai tersebut
- Bisnis.com 22 Januari 2013  |  16:38 WIB

JAKARTA: Pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi menilai akan sulit bagi Partai Nasdem untuk melejit ke jajaran partai elit dengan raihan dua digit pada Pemilu 2014 mengingat konflik internal di tubuh partai tersebut tergolong parah.

"Belum berkompetisi sudah konflik internal yang parah, lebih parah dari partai lama. Ini akan menyebabkan kesulitan bagi Nasdem dalam bertarung di 2014 karena peran Hary Tanoe yang besar," ujarnya, Selasa (22/1/2013).
 
Sebelumnya Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem, Hary Tanoesudibjo bersama Sekjen Ahmad Rofik dan petinggi partai lainnya menyatakan mundur dari partai yang didirikan Surya Paloh tersebut akibat perbedaan pendapat.

Surya berkeinginan merombak kepengurusan partai, sementara Hary Tanoe ingin struktur partai yang didominasi anak muda saat ini dipertahankan karena telah berhasil membesarkan partai.

"Keluarnya Hary Tanoe mengkonfirmasi adanya konflik, bahwa ada matahari kembar di Nasdem," ujar Burhanuddin.

Dia menambahkan sebagai petarung, Hary Tanoe memiliki pilihan-pilihan seperti menyiapkan partai baru untuk menghadapi Pemilu 2019, atau beraliansi dengan parpol lain untuk memperkuat posisi politiknya.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia Boni Hargens, mengatakan bahwa perpecahan di internal Partai Nasdem merupakan buntut dari pertikaian antara kelompok orang tua dan anak muda.

Boni pun mengaku telah mengetahui bahwa, Rio Patrice Capella dan Ahmad Rofiq akan dipecat sebagai ketua umum dan sekjen DPP Partai Nasdem.
 
"Saya sudah mendengar kabar pemecatan ini. Ini merupakan buntut pertarungan antara kelompok orang tua dan kelompok anak muda di partai Nasdem," ujar  Boni.  (ra)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rustam-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top