Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TRANSJAKARTA: Jokowi Luncurkan Tiket Elektronik, Penumpang Menumpuk

JAKARTA:  Ironis dan lucu, saat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan meresmikan peluncuran tiket elektronik TransJakarta koridor I bersama lima bank, penumpang TransJakarta koridor IX di halte PGC menumpuk tak terangkut selama 1 jam.Berdasarkan
- Bisnis.com 22 Januari 2013  |  09:46 WIB

JAKARTA:  Ironis dan lucu, saat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan meresmikan peluncuran tiket elektronik TransJakarta koridor I bersama lima bank, penumpang TransJakarta koridor IX di halte PGC menumpuk tak terangkut selama 1 jam.

Berdasarkan pengamatan Bisnis, antrean penumpang di halte PGC kian mengular dan menyesaki halte yang tidak terbilang luas.

Penumpang resah dan mulai meneriaki petugas TransJakarta yang bertugas namun mereka bergeming, bungkam tidak bisa memberikan penjelasan apapun.

Pada umumnya, penumpang adalah pegawai kantoran yang memburu waktu sampai ke kantor tepat waktu. Seorang penumpang mengaku telah berdiri mengantri sejak 1,5 jam tetapu tidak satupun armada yang lewat melewati koridor IX.

Pada pukul 09.25, TransJakarta tujuan PGC-Grogol muncul dan penumpang menyerbu kedua pintu. Aksi saling dorong tidak terelakkan.

Lucunya, begitu penumpang berdesakan memasuki TransJakarta, petugas TransJakarta meneriaki untuk tidak saling dorong. Mereka muncul berkelompok, yang tadinya tidak terlihat saat penumpang mulai protes armada tak kunjung datang.

Akibat aksi saling dorong, seorang penumpang perempuan terperosok di ruang kosong yang memisahkan pintu halte dengan pintu TransJakarta.

Adu mulut pun terjadi antara penumpang yang terlanjur kesal dengan gerombolan petugas TransJakarta yang meneriaki penumpang. Guna meredam suasana panas, supir TransJakarta pun segera memacu kecepatannya dan pintu otomatis ditutup.

Sayang sekali, secanggih apapun sistem pembayaran yang disiapkan untuk TransJakarta tetapi pengelolaan dan manajemen waktu masih buruk, potensi warga Ibukota yang akan beralih menggunakan transportasi massal ini kian mengecil. (bas)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top