Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ACEH GEMPA: Tak ada potensi tsunami, warga tetap panik berhamburan

JAKARTA: Gempa dengan kekuatan 6 SR mengguncang Provinsi Aceh pagi ini (22/01). Warga berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri saat gempa mengguncang Tanah Rencong itu.Kepala Pusat data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Januari 2013  |  09:27 WIB

JAKARTA: Gempa dengan kekuatan 6 SR mengguncang Provinsi Aceh pagi ini (22/01). Warga berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri saat gempa mengguncang Tanah Rencong itu.

Kepala Pusat data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan gempa 6 SR terjadi pukul 05:22 WIB di lokasi 5.49 LU 95.21 BT mengguncang wilayah barat daya Aceh.

"Pusat gempa di 15 km baratdaya Kota Banda Aceh, 35 km barat laut Kab. Aceh Besar, 36 km barat daya Kota Sabang Aceh. Pusat gempa berada di laut sekiitar Pulau Penasi antara Banda Aceh dan Pulau Breueh. Kedalaman 84 km. Tidak berpotensi tsunami," ujarnya dalam pesan tertulis, pagi ini.

Menurutnya, gempa dirasakan keras selama 2-5 detik oleh masyarakat di sekitar Lhoknga, Peukanbada, Ulelhee, Banda Aceh. "Masyarakat panik dan berhamburan ke luar rumah."

Setelah 25 menit,  sambungnya, diikuti oleh gempa susulan 5,1 SR, pada tempat yang hampir sama dengan kedalaman 16 km.

"Belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan. BPBD Aceh masih melakukan pemantauan. Saat ini sebagian masyarakat masih berada di luar rumah dan sebagian telah menjalankan aktivitasnya," terangnya. (arh)


 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Hendri T. Asworo

Editor : Aprika Rani Hernanda

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top