Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SAVE KPK: Penyidik Kasus Suap Bupati Buol Kembali Ke Polri

JAKARTA-Satu lagi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi tidak memperpanjang masa tugasnya di KPK dan kembali ke kepolisian.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Januari 2013  |  08:41 WIB

JAKARTA-Satu lagi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi tidak memperpanjang masa tugasnya di KPK dan kembali ke kepolisian.

“Kolega Syamsul bukan mundur tapi habis masa tugasnya dan tidak mau diperpanjang, KPK menghormati pilihan tersebut,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, pagi ini (22/1).

Penyidik KPK tersebut bernama Syamsul Huta dan telah bertugas selama empat tahun di KPK.
Sebelumnya ia adalah penyidik yang menangani kasus suap kepengurusan hak guna usaha (HGU) lahan perkebunan kelapa sawit yang melibatkan pengusaha Hartati Murdaya dan mantan Bupati Buol Amran Batalipu.

“Penyidik KPK lain baik yang alih fungsi, penyidik internal KPK dan yang berasal dari instansi kepolisian masih bersemangat menjalankan tugas dan kewajibannya,” ujarnya.

Sebelumnya pada 13 Desember, dua penyidik menyatakan pengunduran diri dari KPK karena ingin berkarir di instansi awal.

Sementara pada Oktober 2012, 20 penyidik ditarik oleh Polri, tapi lima di antaranya memutuskan tetap berada di KPK (alih fungsi) sedangkan pada 2 November ada juga enam penyidik Polri di KPK yang mundur.

Kemudian pada 30 November 2012, Mabes Polri juga tidak memperpanjang masa tugas 13 personil penyidik yang bekerja di KPK, dengan 6enam orang masuk dalam penyidik internal KPK, sehingga total ada 27 penyidik Polri yang kembali ke Polri dalam periode Oktober-Desember 2012.

Untuk mengatasi hal tersebut, KPK telah merekrut 26 penyidik sendiri yang berasal dari penyelidik-penyelidik KPK dan telah dilantik pada Januari 2013. (antara/yus)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top