Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JAKARTA BANJIR: SBY nilai ibu kota tak perlu dipindahkan

- Bisnis.com 21 Januari 2013  |  14:54 WIB
JAKARTA -- Pemerintah pusat belum menganggap wacana untuk memindahkan ibu kota mendesak kendati Jakarta kembali mengalami banjir besar belakangan ini.
 
Hal itu dikemukakan Juru Bicara Kepresidenan Julian M. Pasha seiring maraknya wacana untuk pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke daerah lain.
 
"Belum ada pandangan [dari presiden] yang dianggap perlu atau begitu mendesak untuk memindahkan ibu kota," ujar Julian, Senin (21/1).
 
Julian melanjutkan opsi pemindahan ibukota merupakan sesuatu yang wajar dan bisa diterima. Belakangan ini, wacana pemindahan ibukota mengemuka karena rasa tidak nyaman di sejumlah pihak akibat banjir yang terus menerus terjadi ketika musim hujan.
 
Akan tetapi, lanjut Julian, wacana pemindahan ibukota tersebut harus dilihat secara komprehensif.
 
"Karena itu, pemerintah lebih memprioritaskan supaya banjir tidak terulang lagi di masa yang akan datang," ujarnya.
 
Sebelumnya, sebagai upaya antisipasi banjir di masa mendatang, pemerintah telah memutuskan untuk membuat sudetan dari Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT). 
 
Rencana ini diperkirakan selesai pada pertengahan 2014 dengan sokongan dana Rp500 miliar dari pemerintah pusat. 
 
Presiden SBY menilai banjir di DKI Jakarta tak bisa hanya diatasi oleh Pemprov DKI mengingat skalanya yang besar. Untuk itu, perlu sinergi pemerintah pusat dan daerah serta instansi terkait. 
 
"Terlebih lagi kerja sama dan disiplin dari masyarakat dalam membuang sampah sehingga tidak menambah beban supaya tidak terjadi banjir," katanya.
 
Pemerintah RI telah berkomitmen untuk menuntaskan permasalahan banjir ini dengan menyediakan total anggaran sebesar Rp2 triliun. 
 
(faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top