Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CUACA BURUK: Pengunjung Pantai Balekambang dilarang berenang

MALANG: Pengelola wisata Pantai Balekambang dan Ngliyep Kabupaten Malang Jawa Timur melarang pengunjung yang datang untuk mendekat ke garis pantai apalagi bermain ombak karena dinilai membahayakan menyusul cuaca buruk yang menyebabkan gelombang tinggi.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Januari 2013  |  00:12 WIB

MALANG: Pengelola wisata Pantai Balekambang dan Ngliyep Kabupaten Malang Jawa Timur melarang pengunjung yang datang untuk mendekat ke garis pantai apalagi bermain ombak karena dinilai membahayakan menyusul cuaca buruk yang menyebabkan gelombang tinggi.


Direktur Bisnis Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa Kabupaten Malang Choirul Anam mengatakan larangan tersebut terkait potensi datangnya gelombang tinggi yang bisa membahayakan pengunjung. Karena itu PD Jasa Yasa memperketat pengawasan dengan menerjunkan personilnya.


“Batas zona aman sewaktu cuaca normal adalah 25 meter hingga 30 meter dari garis pantai. Karena itu menyusul cuaca buruk yang berpotensi terhadap datangnya gelombang tinggi kami melarang wisatawan untuk mendekati apalagi bermain di lepas pantai,” katanya, Selasa (15/1).


Mengingat dalam beberapa hari terakhir wilayah perairan pantai selatan diterjang ombak tinggi yang mencapai 5 m akibat pengaruh siklon tropis Narelle yang berkecepatan 65 knot atau sekitar 120 km per jam.


Cuaca buruk tersebut merupakan peristiwa tahunan sehingga PD Jasa Yasa tetap otimistis pengunjung ke Balekambang maupun Ngliyep tidak akan sampai turun drastis mengingat saat libur atau akhir pekan saja pengunjung diperkirakan mencapai 2.500-4.000 orang.


Terpisah Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang Apriliyanto mengatakan kendati masih siaga terhadap ancaman gelombang tinggi namun situasi di perairan pantai Malang selatan mulai berangsur membaik.


“Kondisi sudah berangsur-angsur membaik. Saat ini masyarakat sedang disibukkan dengan bersih-bersih rumahnya menyusul terjangan air pasang yang masuk ke rumah warga,” jelas dia.


Mengingat akhir pekan lalu gelombang pasang menghantam rumah warga yang berada di pesisir Pantai Tamban Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Pantai Sipelot di Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtuyodo Kabupaten Malang. Kendati tidak ada korban jiwa namun sedikitnya 100 rumah warga terendam air dan puluhan rumah rusak.


Tidak hanya itu puluhan perahu milik nelayan setempat juga rusak. Sebagian arga di sekitar pantai sempat mengungsi di tempat yang lebih aman. Warga sendiri sudah mendapat bantuan makanan siap saji sebanyak 250 paket dari Pemkab Malang. Pemkab juga memberikan bantuan berupa 75 paket sembako serta menempatkan 2.000 karung berisi pasir untuk menahan gelombang pasang di Pantai Tamban agar tidak masuk ke rumah warga. Sebab di Pantai Tamban relatif berbahaya karena rumah nelayan letaknya dekat dengan pantai. (arh)

 

 





 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Mohammad Sofi'i

Editor : Aprika Rani Hernanda

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top