Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERGANTIAN TAHUN: Umat Islam Diimbau Tak Ikut Larut Merayakan

BANDA ACEH-Kalangan ulama meminta umat Islam khususnya di Aceh tidak merayakan malam pergantian tahun Masehi melalui kegiatan yang bertentangan dengan syariat Islam yang berlaku menyeluruh di wilayah ini.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Desember 2012  |  17:34 WIB

BANDA ACEH-Kalangan ulama meminta umat Islam khususnya di Aceh tidak merayakan malam pergantian tahun Masehi melalui kegiatan yang bertentangan dengan syariat Islam yang berlaku menyeluruh di wilayah ini.

 

“Kami mengimbau para orangtua agar mengawasi anak-anaknya jangan sampai larut dalam kegiatan hura-hura pergantian tahun Masehi,” kata Tgk Faisal Ali, Ketua PWNU Aceh, hari ini (31/12).

 

Pemerintah terutama Pemkab dan Pemkot se-Aceh diminta melarang pedagang menjual terompet serta tidak memberikan izin setiap kegiatan keramaian yang bertentangan dengan syariat Islam pada malam pergantian tahun Masehi khususnya.

 

“Pemerintah Aceh, terutama kabupaten dan kota memiliki kewenangan untuk melarang kegiatan hura-hura, seperti konvoi kendaraan bermotor hingga larut malam serta meniup terompet dan percampuran laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim,” ujarnya.

 

Faisal Ali yang juga Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU/MUI) Aceh mengimbau para imam meunasah dan kepala desa di masing-masing daerah untuk mengingatkan warganya tidak merayakan malam pergantian tahun Masehi.

 

“Kendati secara nasional kita melakukan perenungan pada malam pergantian tahun maka bisa dilakukan dengan berzikir dan berdoa di meunasah (mushalla) di kampong-kampung”.

 

Ketua PWNU Aceh itu juga meminta pihak kepolisian agar menindak tegas siapapun yang mengotori penegakan syariat Islam di provinsi berjuluk daerah “Serambi Mekkah” ini.

 

Dia mengimbau jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang sengaja datang ke Aceh untuk merayakan malam pergantian tahun Masehi berlebihan, sehingga mencemarkan pelaksanaan syariat Islam di daerah ini. (antara/yus)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top