Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS MESIR: Mursi Desak Oposisi Mesir Kerja Sama Bangkitkan Ekonomi

JAKARTA—Presiden Mesir Mohamed Mursi mengimbau oposisi untuk bekerja sama dengan pemerintah guna menstabilkan negara, membangkitkan perekonomian, dan mengakhiri kekerasan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Desember 2012  |  14:41 WIB

JAKARTA—Presiden Mesir Mohamed Mursi mengimbau oposisi untuk bekerja sama dengan pemerintah guna menstabilkan negara, membangkitkan perekonomian, dan mengakhiri kekerasan.

Presiden Islamis itu mengatakan, kemarin (Sabtu 29/12/2012), sudah saatnya bagi bangsa ini untuk mewujudkan mimpi dari hasil pemberontakan yang telah menggulingkan Hosni Mubarak sekitar 2 tahun lalu.

Mesir baru adalah negara yang dibangun oleh seluruh rakyatnya. Presiden 62 tahun itu menambahkan bahwa kekerasan dalam bentuk apapun, baik dari kelompok, individu, atau bahkan pemerintah, harus disingkirkan.

Khalil al-Anani, analis politik dari Universitas Durham, Inggris, mengatakan, itu merupakan pernyataan pertama Mursi sejak pemilu Juni lalu, yang muncul saat dia sudah kehilangan banyak legitimasinya. 

"Sejauh ini, Mursi belum memberikan konsensi nyata untuk mendamaikan oposisi atau mendorong proses demokratisasi ke depan," katanya seperti dikutip Bloomberg.

Mursi mengatakan cadangan devisa menurun hampir 60% hingga US$15 miliar. Laba di beberapa sektor seperti pariwisata telah merosot karena imbas kerusuhan baru-baru ini. 

Hari ini (30/12), bank sentral Mesir memulai aksi lelang valuta asing untuk membantu mempertahankan cadangan mata uang.

"Sekarang waktunya kita berusaha mencapai kemajuan persatuan rakyat Mesir. Tidak ada ruang untuk tirani, diskriminasi, atau tidak adanya keadilan sosial. Terlepas dari perbedaan itu semua, semua warga negara berkedudukan sama di depan hukum dan di bawah konstitusi," seru Mursi.

(sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Winda Rahmawati

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top