Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LIBURAN NATAL : Desa Wisata Jadi Incaran Turis

YOGYAKARTA –- Liburan Natal dan Tahun Baru 2013,  sejumlah desa wisata di Daerah IY turut kebanjiran turis lokal maupun asing, disamping bjek wisata konvensional candi atau kawasan belanja Malioboro.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 Desember 2012  |  14:44 WIB

YOGYAKARTA –- Liburan Natal dan Tahun Baru 2013,  sejumlah desa wisata di Daerah IY turut kebanjiran turis lokal maupun asing, disamping bjek wisata konvensional candi atau kawasan belanja Malioboro.

Salah satunya Desa Wisata Karangtengah, Imogiri, Bantul. Pengelola Desa Wisata Karangtengah, Imogiri, Pargiyanto menyatakan, beberapa hari terakhir ratusan wisatawan mengunjungi desa yang menjadi sentra peternakan ulat sutra tersebut.

Sebanyak 10 orang merupakan turis asing asal Swiss dan 100 wisatawan dari Jawa Barat. “Tamu rata-rata menginap tiga malam,” kata Pargiyanto, Rabu (26/12/2012).

Pengelola menyediakan sekitar 60 kamar yang terdapat di home stay milik warga untuk menampung wisatawan. Harga yang ditawarkan per malam rata-rata sekitar Rp150.000-an dan bisa lebih tinggi lagi tergantung fasilitas yang diberikan.

Selain belajar beternak ulat sutera, wisatawan juga dapat belajar membatik, membuat batik kayu serta belajar kesenian tradisional.

“Pengelola juga menyediakan kereta mini untuk memudahkan wisatawan berkeliling,” ujarnya.

Selain beberapa kegiatan di atas, ciri khas objek wisata ini di antaranya mewajibkan wisatawan menanam pohon di area wisata. Pohon-pohon tersebut digunakan sebagai bahan pembuatan batik kayu sekaligus jadi tempat peternakan alami ulat sutra.

Tak hanya di selatan DIY, di Kabupaten Sleman, objek Desa Wisata Sambi yang terletak di Desa Pakembinangun, Pakem turut diincar wisatawan. Ketua Objek Wisata Sambi, Haryono mengatakan, sejak masa liburan sekolah, wisatawan mulai berduyun-duyun ke tempat ini.

Peningkatan pengunjung diklaim mencapai lebih dari 50% dibanding hari biasa.

Sebagian wisatawan menginap di Sambi Resort yang terdapat di area objek wisata sebagian lagi menginap di home stay yang disediakan warga.

Pemesanan kamar sudah ramai sejak 20 Desember lalu hingga 19 Januari mendatang.

“Ada 28 kamar home stay yang disediakan. Untuk home stay masih ada yang kosong bila ada yang mau menginap pas tahun baru, kebanyakan menginapnya di resort, tapi kalau turis asing mereka justru senang menginap di home stay.

Pernah ada diplomat asing menginap sampai satu minggu,” ungkap Haryono.

Harga per kamar home stay dibanderol Rp200.000 per kamar. Di Desa Wisata Sambi, paket wisata yang disedikan menawarkan harga yang beragam. Misalnya kegiatan membajak sawah dan menanam padi dibanderol Rp450.000, maksimal 30 orang.

Paket kegiatan memerah susu sapi dibanderol Rp300.000, maksimal 30 orang dengan tambahan segelas susu gratis per orang. (dot)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : JIBI/Solopos/Bhekti Suryani

Editor : Reporter 1

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top