Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ALAT BERAT: Penjualan Jatuh, China Kelebihan Pasok

CHICAGO—Pasokan produk alat berat di China berlebih karena penjualan di negara tersebut yang jatuh pada tahun ini.
Muhamad Arsyad Paripurna
Muhamad Arsyad Paripurna - Bisnis.com 26 Desember 2012  |  16:37 WIB

CHICAGO—Pasokan produk alat berat di China berlebih karena penjualan di negara tersebut yang jatuh pada tahun ini.

Kondisi tersebut di luar ekspektasi sejumlah produsen alat berat ternama dunia yang telah menggenjot kapasitas produksi yang cukup di Negeri Tirai Bambu itu. Hal itu dilakukan untuk memenuhi permintaan global yang diprediksi terus tumbuh pada tahun ini.

Menurut penelitian Off-Highway Research yang berbasis di London, kapasitas manufaktur di China mencapai 600.000 ekskavator saat ini, sedangkan pasar dunia untuk produk ekskavator mencapai 300.000 unit.

Managing Director Off-Highway Research David C.A. Phillips menuturkan persediaan ekskavator crawler di China sekitar 100.000 unit tahun depan, hampir sama dengan proyeksi penjualan domestik 2012.

Kelebihan pasokan tersebut menjadi pukulan bagi Caterpillar yang berbasis di Peoria, Illinois dan sejumlah produsen alat berat lainnya.

Bahkan, beberapa produsen alat berat telah membangun pabrik dan membeli perusahaan lokal untuk mengambil pangsa pasar peralatan konstruksi terbesar di dunia tersebut.

Saat ini, dengan kontrol pemerintah memperlambat kegiatan konstruksi, perusahaan-perusahaan di China pun memangkas produksi dan mencoba untuk mengekspor peralatan yang tidak terjual.(Bloomberg/if) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswires/Herdian

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top