Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKONOMI JEPANG: Target Inflasi tahun depan dipatok 2%

TOKYO—Partai Demokrasi Liberal [Liberal Democratic Party/LDP] bersama koalisinya, Partai Komeito Baru [New Komeito Party], menyetujui tingkat inflasi Jepang tahun depan sebesar 2%.Pemimpin LDP, Shinzo Abe yang juga sebagai Perdana Menteri terpilih
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Desember 2012  |  21:02 WIB

TOKYO—Partai Demokrasi Liberal [Liberal Democratic Party/LDP] bersama koalisinya, Partai Komeito Baru [New Komeito Party], menyetujui tingkat inflasi Jepang tahun depan sebesar 2%.Pemimpin LDP, Shinzo Abe yang juga sebagai Perdana Menteri terpilih menggantikan Yoshihiko Noda, meminta Bank of Japan (BOJ) menerapkan langkah-langkah pelonggaran moneter [monetary easing] untuk mengatasi deflasi dan meningkatkan inflasi Jepang ke level 2%.Partai Komeito Baru memperingatkan bahwa memaksa BOJ menerapkan target inflasi 2% dapat berisiko mengancam independensi bank sentral Jepang itu.Kesepakatan dengan Partai Komeito Baru juga meminta anggaran ekstra untuk tahun fiskal sampai Maret 2013 dan adanya deregulasi di sektor energi, lingkugan, dan kesehatan. Kedua partai tersebut juga menyetujui untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 3% tanpa memberikan jangka waktu pencapaiannya.Abe juga menyatakan kembali janjinya untuk memperbaiki perekonomian Jepang dengan mengkoreksi tren nilai tukar yen yang cenderung terus menguat.Selain itu, Abe meminta anggaran lebih untuk lapangan kerja publik [public works] sebagai langkah kebijakan untuk menghidupkan kembali perekonomian Jepang yang stagnan.Banri Kaieda, Pemimpin Baru Partai Demokrasi Jepang [Democratic Party of Japan/DPJ], mengkritik ide menghidupkan kembali perekonomian Jepang melalui lapangan kerja publik tersebut sebagai ‘cara berpikir lama’.Pemimpin baru partai oposisi LDP ini juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap independensi Bank of Japan sebagai bank sentral negeri sakura itu.Namun, pengganti Yoshihiko Noda di kepemimpinan DPJ ini memberikan sinyal pihaknya akan berkooperasi dengan LDP terhadap kebijakan-kebijakan yang menyangkut kenaikan pajak penjualan dan reformasi kesejahteraan sosial.Lebih lanjut, kedua partai tersebut, LDP dan Partai Komeito Baru juga ingin lebih memperkuat kerjasama Jepang dengan Amerika Serikat. Langkah itu disertai dengan penganggaran dana yang cukup untuk angkatan bersenjata dan pasukan perbatasan yang memastikan keamanan wilayah Jepang.Abe telah berjanji pada pemilihan sebelumnya untuk meningkatkan anggaran pertahanan serta mengatakan bahwa Jepang kemungkinan bisa kehilangan kontrol terhadap perselisihan pulau Senkaku.Kekhawatiran itu disebabkan karena infiltrasi kapal dan pesawat dari China di dekat pulau itu telah meningkat tensinya dalam bulan-bulan terakhir ini. (Bloomberg /Reuters/c26/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top