Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUHUT SITOMPUL didemo di Medan, dipaksa minta maaf

MEDAN-DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatra Utara menyesalkan sikap maupun pernyataan Ruhut Sitompul, mantan Ketua DPP Partai Demokrat, yang menyebutkan Ketua Umum DPP Muhammadiyah Din Syamsuddin sebagai ayam sayur dan jago kandang.Apa yang disampaikan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Desember 2012  |  03:30 WIB

MEDAN-DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatra Utara menyesalkan sikap maupun pernyataan Ruhut Sitompul, mantan Ketua DPP Partai Demokrat, yang menyebutkan Ketua Umum DPP Muhammadiyah Din Syamsuddin sebagai ayam sayur dan jago kandang.Apa yang disampaikan oknum anggota Partai Demokrat tersebut terhadap Ketua DPP Muhammadiyah Din Syamsudin, jelas Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut Immawan Qahfi Siregar, telah menyinggung perasaan warga Muhammadiyah.“Sebagai seorang politikus dan Anggota DPR RI, sebaiknya dia menjaga omongannya dalam menyampaikan pendapat. Sangat tidak pantas anggota DPR RI mengeluarkan omongan seperti itu," ujar Immawan Qahfi Siregar,  dalam siaran persnya diterima Bisnis, Jumat (21/12).Menurut Qahfi Siregar, apa yang telah disampaikan oknum Anggota DPR RI dari Partai Demokrat itu merupakan tindakan bodoh dan telah menyakiti hati seluruh warga Muhammadiyah di Tanah Air.DPD IMM Sumatra Utara menuntut agar oknum tersebut meminta maaf kepada warga Muhammadiyah melalui media massa dan meminta Partai Demokrat memberi tindakan tegas kepada Ruhut."Apabila dalam waktu dekat belum ada juga sikap baik dari oknum tersebut, jangan salahkan bila seluruh warga Muhammadiyah se-Indonesia mengadakan aksi besar-besaran untuk meminta oknum [Ruhut] diberhentikan secara tidak hormat sebagai Anggota DPR RI," ujar Qahfi. (K14/Bsi) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Heru Rahmad Kurnia

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top