Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UMRAH & HAJI: Perusahaan Perjalanan Dukung Rencana Akreditasi

JAKARTA-- Pengusaha  perjalanan haji dan umrah mendukung rencana Kementerian Agama memberlakukan akreditasi pada perusahaan ibadah haji khusus (PIHK) guna memberikan kepastian hak dan kewajiban calon jamaah.Artha Hanif, Sekjen Asosiasi Muslim Pengusaha
Aang Ananda Suherman
Aang Ananda Suherman - Bisnis.com 21 Desember 2012  |  22:00 WIB

JAKARTA-- Pengusaha  perjalanan haji dan umrah mendukung rencana Kementerian Agama memberlakukan akreditasi pada perusahaan ibadah haji khusus (PIHK) guna memberikan kepastian hak dan kewajiban calon jamaah.Artha Hanif, Sekjen Asosiasi Muslim Pengusaha Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) , menjelaskan rencana Kemenag menerapkan sistem akreditasi pada PIHK  agar calon jamaah mendapatkan informasi secara detil travel yang akan dipilihnya.”Kami mendukung rencana itu, tetapi Amphuri menyarankan agar ukuran yang akan dijadikan parameter pemberian akreditasi disampaikan dengan jelas. Parameternya apa. Apakah berdasarkan paket layanan atau seperti apa,” ujarnya, Jumat (21/12/2012).Sebelumnya, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama  Anggito Abimanyu, mengungkapkan kementerian berkewajiban melindungi hak jamaah. Sebaliknya, Kemenag  juga mendorong travel haji dapat meningkatkan pelayanan, serta memenuhi kewajiban yang telah disepakati.”Persoalan itu  bisa dituntaskan melalui penerapan akreditasi travel haji. Pola ini dapat memberikan kepastian kepada jamaah terhadap travel haji yang digunakannya.  Akreditasi sifatnya berjenjang. Jamaah tahu kualitas dari penyelenggara dari jenjang travel haji yang dimiliki,” ungkapnya dalam acara The 4th Umrah, Hajj & International Tourism Fair di Balai Sudirman,  Rabu (19/12).Dia menjelaskan pada musim haji tahun ini kasus travel haji yang bermasalah ditemukan. Jumlah travel bermasalah banyak. Padahal, jamaah yang dilayani sudah memenuhi kewajiban, tetapi tidak berangkat. ”Kasus ini sudah pasti ada persoalan serius. Dengan penerapan akreditasi travel haji, kondisi itu bisa terus ditekan,” tegasnya.Artha mengungakpkan akreditasi PIHK dapat dijadikan alat bagi pemerintah untuk memonitor  travel haji resmi.  Selain itu, calon jamaah dapat mengetahui paket layanan yang akan diperoleh berdasarkan nilai akreditasi. (bas/msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bambang Supriyanto

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top