Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA KEBUTUHAN POKOK: Jelang Natal, Kenaikan Harga Kepokmas di Jabar Tak Signifikan

CIMAHI, Jawa Barat—Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat memastikan harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) menjelang Natal dan Tahun Baru tidak akan mengalami kenaikan signifikan sebab stok sejumlah komoditas itu aman dan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 Desember 2012  |  16:35 WIB

CIMAHI, Jawa Barat—Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat memastikan harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) menjelang Natal dan Tahun Baru tidak akan mengalami kenaikan signifikan sebab stok sejumlah komoditas itu aman dan tersedia.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar Ferry Sofwan Arif mengatakan berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya kenaikan harga pada saat Natal dan Tahun Baru tidak mengalami kenaikan yang tinggi dibandingkan dengan Idulfitri.

“Untuk mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan komoditas itu, kami telah membahas mengenai hal ini bersama tujuh daerah yang sering dijadikan rujukan inflasi BPS antara lain Bandung, Depok, Bogor, Sukabumi, Cirebon dan Tasikmalaya,” katanya, kepada Bisnis, Kamis (13/12).

Pihaknya menjamin segala kepokmas tersedia baik di pasar tradisional dan pasar modern. Untuk itu, Disperidag Jabar telah berkoordinasi dengan persatuan pedagang tradisional dan Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia) Jabar.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan kedua organisasi tersebut pihaknya memperoleh keterangan bahwa mereka telah menyetok kepokmas untuk tiga bulan sebelum Natal dan Tahun Baru.(k6/yri) (FOTO:Antara)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Hedi Ardia

Editor : Arys Aditya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top