Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKUNTANSI ASURANSI: Negosiasi Standar Masih Berlangsung

JAKARTA: Regulator menyatakan belum ada keputusan tentang implementasi International Financial Reporting Standar (IFRS) bagi asuransi, meski tidak ada peluang penundaan.Etty Retno Wulandari, Kepala Biro Standar Akuntansi dan Keterbukaan Badan Pengawas
Sutan Eries Adlin
Sutan Eries Adlin - Bisnis.com 12 Desember 2012  |  20:30 WIB

JAKARTA: Regulator menyatakan belum ada keputusan tentang implementasi International Financial Reporting Standar (IFRS) bagi asuransi, meski tidak ada peluang penundaan.Etty Retno Wulandari, Kepala Biro Standar Akuntansi dan Keterbukaan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), mengatakan bahwa penerapan IFRS di industri asuransi tidak bisa ditunda lagi.“Namun saat ini kami membahas bersama asosiasi asuransi bagaimana penerapan IFRS itu,” ujarnya Rabu (12/12). Menurut Etty, saat ini belum ada kesepakatan dengan asosiasi mengenai rincian penerapan IFRS.Sebelumnya, dua asosiasi asuransi telah meminta kepada regulator untuk menunda penerapan IFRS. Pasalnya, mayoritas perusahaan asuransi masih belum siap untuk menerapkan akuntansi standar internasional tersebut.Beberapa kekhawatiran telah disampaikan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), seperti lonjakan atau penurunan aset secara drastis. Selain itu ada kekhawatiran tergerusnya modal yang dapat mengancam kelangsungan usaha asuransi.Sebagai jalan tengah, Bapepam-LK menawarkan untuk menerapkan sebagian IFRS mulai akhir tahun ini. Untuk menentukan penerapan tersebut, Bapepam-LK melakukan kajian bersama dengan asosiasi. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top