Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA GUBERNUR: Presiden Geram, Alex Noerdin mangkir di Istana

JAKARTA--Gubernur Sumsel, yang juga mantan calon gubernur DKI, Alex Noerdin Nakal?  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kecewa. Empat gubernur termasuk Alex, tidak hadiri penyerahan DIPA di Istana Negara, Senin (10/12/2012) malam.
Aprilian Hermawan
Aprilian Hermawan - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  16:53 WIB

JAKARTA--Gubernur Sumsel, yang juga mantan calon gubernur DKI, Alex Noerdin Nakal?  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kecewa. Empat gubernur termasuk Alex, tidak hadiri penyerahan DIPA di Istana Negara, Senin (10/12/2012) malam.

Presiden Susilo Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bukan hanya kecewa, tetapi geram terhadap empat gubernur yang tidak hadir tanpa alasan jelas pada acara penyerahan DIPA 2013.

"Sebelum saya menyampaikan sambutan, pengaraahan, saya minta kepada Mendagri untuk menertibkan kehadiran pejabat di acara yang penting ini. Kalau sakit bisa diterima, tetapi kalau ada acara di provinsinya dan kemudian tidak datang, saya tidak bisa terima," katanya.

Empat kepala daerah yang tercatat tidak turut hadir dalam penyerahan DIPA 2013 yaitu Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani dan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP.

Gubernur Kepri diketahui absen karena habis menjalani operasi leher. Gubernur Sani sudah ditanyakan alasannya kepada wakilnya, Gubernur Sjahroedin juga tidak memberikan alasan yang jelas.

"Akan saya peringatkan," kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi kepada gubernur yang mangkir tanpa alsan jelas saat penyerahan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) di Istana Negara pada Senin (10/12) kemarin.

Adapun Alex Noerdin diketahui tengah berada di Amerika Serikat untuk mempromosikan daerahnya. Gamawan mengatakan Gubernur Sumsel Alex Noerdin sudah meminta izin akan pergi ke Amerika Serikat untuk 3-8 Desember 2012. Namun, kemudian diundur menjadi 9-16 Desember tanpa pemberitahuan dahulu.

"Beliau kan sebenarnya minta izin (ke AS) 3-8 Desember, tetapi tidak jadi berangkat. Berangkatnya 9-16 Desember, tetapi tidak melapor. Itu saja kekurangannya," kata Gamawan. (msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Asep Dadan Muhanda

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top