HARI ANTIKORUPSI: Karyawan BKKBN Berikrar Berantas Korupsi

JAKARTA-"Siap jujur? Ayo berantas korupsi mulai dari diri sendiri! Korupsi No, integritas, Yes!" Itu antara lain yel-yel yang diteriakkan oleh para pejabat BKKBN dalam memperingati Hari Anti Korupsi Internasional 2012 di Kantor Badan Kependudukan
Adhitya Noviardi | 10 Desember 2012 11:35 WIB

JAKARTA-"Siap jujur? Ayo berantas korupsi mulai dari diri sendiri! Korupsi No, integritas, Yes!" Itu antara lain yel-yel yang diteriakkan oleh para pejabat BKKBN dalam memperingati Hari Anti Korupsi Internasional 2012 di Kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berancana (BKKBN) Pusat Jakarta, pagi ini (10/12).

 

Selain itu seluruh karyawan BKKBN juga memakai kaos hitam yang dibelakangnya bertuliskan “Berani Jujur, Langkah Awal Berantas Korupsi”. Demo antikorupsi menggema di kantor BKKBN di kawasanHalim Perdana Kusuma Jakarta.

 

Semua karyawan sepakat untuk memberantas korupsi. Bahkan sebelum acara peringatan tersebut, ditandatangani Fakta Integritas antara karyawan dan pejabat BKKBN, yang berisi tentang pemberantasan korupsi di jajaran kantor itu.

 

“Dengan adanya penandatanganan fakta integritas tersebut, itu berarti sebanyak 4.000 karyawan BKKBN di seluruh indonesia, wajib mentaati isinya dan menjalaninya sesuai dengan yang dijanjikan,” kata Plt Kepala BKKBN Subagyo hari ini (10/12).

 

Dia menuturkan BKKBN juga sudah mencanangkan wilayah bebas korupsi dengan tujuan membebaskan seluruh wilayah kantor dari praktek korupsi.

 

“Kami menyambut baik dan mendukung kegiatan ini, yang merupakan upaya kita untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen bersama, khususnya pegawai BKKBN dalam mencegah dan memberantas korupsi,” ujarnya.

 

Peringatan antikorupsi dilakukan berdasarkan kesepakatan 133 negara dalam Konvensi Anti Korupsi PBB (United Nation Convention Againts Corruption) di Merida, Meksiko pada 9 Desember 2003 silam. Berdasarkan kesepakatan itulah, hingga kini setiap 9 Desember masyarakat di berbagai penjuru dunia memperingatinya dengan cara yang beragam, tidak terkecuali di Indonesia. (yus) 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : David Eka Issetiabudi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup