Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DAGING SAPI: Stok di Sumatra Selatan hanya cukup seminggu

Dimas Priyanto
Dimas Priyanto - Bisnis.com 19 November 2012  |  17:45 WIB
PALEMBANG --  Stok daging sapi di Sumatra Selatan dinyatakan hanya cukup untuk seminggu ke depan mengingat seretnya pasokan dari sentra produksi sapi potong di Pulau Jawa.
 
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Dinas Peternakan Sumsel, Saprudin, mengatakan saat ini stok sapi di provinsi itu tinggal sekitar 30 ekor yang diperkirakan hanya mencukupi kebutuhan masyarakat selama satu minggu.
 
"Biasanya 150 ekor per bulan. Sekarang hanya sekitar 30 ekor. Karena itu kami berharap pemerintah pusat mendorong dibukanya keran pasokan dari daerah surplus sapi," katanya kepada wartawan, Senin (19/11).
 
Saprudin mengatakan sebetulnya kebutuhan masyarakat terhadap daging sapi bisa terpenuhi dari pasokan lokal  atau Sumsel sendiri mengingat ada beberapa program pengembangan sapi potong di provinsi itu. 
 
Dia melanjutkan  program integrasi sapi-sawit yang dilakukan di beberapa kabupaten, misalnya bisa menghasilkan daging sapi. Hanya,  hasil program itu sudah banyak yang terjual saat menghadapi hari raya Idul Adha yang jatuh Oktober 2012 lalu.
 
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel Nasrun Umar mengatakan saat ini daerah yang surplus daging, seperti Jawa Timur dan Jawa Barat, telah mengurangi pasokan untuk Sumsel, Lampung dan wilayah Sumatra lainnya.
 
"Akibatnya stok kita jadi minim.  Daerah surplus mengurangi pasokan karena memang pemerintah pusat sedang membatasi kuota impor," katanya.
Gubernur Sumsel Alex Noerdin menambahkan pihaknya sudah melakukan inspeksi mendadak terkait kelangkaan serta melambungnya harga daging sapi.
 
"Hasil sidak tadi menunjukkan memang penyebabnya adalah pasokan terbatas dari RPH mengingat  terbatasnya suplai dari Jawa,"katanya.
Alex mengatakan, dengan dibatasinya pendistribusian pasokan hewan ternak tersebut, maka mengakibatkan kelangkaan daging sapi dipasaran kota Palembang dan puncak terjadinya kelangkaan daging sapi tersebut pada 14-15 November yang lalu.
 
"RPH saat itu tidak memotong hewan sama sekali. Inilah yang menyebabkan harga sempat menyentuh Rp110.000 per kg karena stok kosong," katanya.
 
 
Meskipun harga daging sapi saat ini masih tergolong tinggi, namun pihaknya yakin harga daging sapi tidak akan lama lagi akan turun atau kembali pada harga normalnya yaitu Rp80.000 per kg - Rp85.000 per kg. (faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top