Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KONFLIK LAMPUNG: 395 Warga Peroleh Bantuan Dari Kemenpera

JAKARTA : Kementerian Perumahan Rakyat memberikan bantuan kepada 395 warga korban konflik sosial di Desa Balinuraga dan Sidonero, Lampung Selatan.
Deriz Syarief
Deriz Syarief - Bisnis.com 15 November 2012  |  13:27 WIB

JAKARTA : Kementerian Perumahan Rakyat memberikan bantuan kepada 395 warga korban konflik sosial di Desa Balinuraga dan Sidonero, Lampung Selatan.

"Kemenpera melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya akan membantu 395 warga korban konflik sosial di Lampung Selatan. Jumlah yang diberikan kepada setiap warga sekitar Rp11 juta untuk membangun rumahnya yang rusak," kata Deputi Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera Jamil Ansari dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Kamis (15/11/2012).

Adapun jumlah bantuan yang diberikan Kemenpera yakni di Desa Balinuraga sebanyak 299 unit rumah dan Desa Sidereno sebanyak 96 unit rumah.

Bantuan perumahan tersebut, imbuhnya, akan diberikan secara bertahap. Tahap pertama akan disalurkan melalui Bank BRI dengan pembuatan 186 buku tabungan untuk pembangunan perumahan.

Untuk tahap kedua rencananya akan diberikan pada 21 November mendatang. Kemenpera juga terus berusaha mengupayakan mengurangi beban masyarakat yang menjadi korban konflik.

"Jumlah buku tabungan untuk program bantuan stimulan perumahan swadaya yang telah dicetak BRI sebanyak 186 warga yang berisi tabungan Rp11 juta. Sisanya menunggu adanya KTP warga yang sebagian besar terbakar saat konflik terjadi. Kami targetkan Senin sudah selesai semua," ungkapnya.

Dia menambahkan, meskipun warga sudah menerima dana bantuan stimulan perumahan swadaya Kemenpera di rekening masing-masing, tetapi proses pencairannya tetap harus dilaksanakan secara bertahap.

"Tahap pertama bisa dicairkan separuhnya yakni Rp5,5 juta. Apabila proses pembangunan sudah berjalan, maka sisa dananya bisa ditarik oleh warga dengan persetujuan SKPD bidang perumahan yang mengawasi proses pembangunan di daerah tersebut," jelasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Ishak berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang menjadi korban konflik.

"Kami juga berharap proses bantuan tahap kedua yang dilaksanakan pada 21 November dapat berjalan dengan lancar karena pada tanggal yang sama akan diadakan kegiatan deklarasi damai yang diikuti oleh semua suku di Lampung Selatan," tuturnya. (bas) 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top