Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INSIDEN PAMULANG: 11 Mahasiswa Unpam Jalani Pemeriksaan

JAKARTA--Setelah menangkap sebelas mahasiswa Universitas Pamulang karena demo penolakan Wakapolri Komjen Nanan, Polda Metro Jaya akan memproses secara hukum apabila benar-benar merencanakan aksi perusakan.Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol
Saeno
Saeno - Bisnis.com 19 Oktober 2012  |  20:09 WIB

JAKARTA--Setelah menangkap sebelas mahasiswa Universitas Pamulang karena demo penolakan Wakapolri Komjen Nanan, Polda Metro Jaya akan memproses secara hukum apabila benar-benar merencanakan aksi perusakan.Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menyampaikan bahwa setelah kejadian demo anarkis polisi mengamankan  sebelas  mahasiswa yang diduga melakukan provokasi dan aksi perusakan dalam peristiwa tersebut."Berdasarkan pengamatan, kesaksian dan alat bukti yang cukup, diamankan 11 orang dari depan kampus ke Polda Metro Jaya dan saat ini masih pemeriksaan penyidik," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta,  jumat  (19/10).Dia menjelaskan bahwa saat ini penyidik belum menetapkan mereka sebagai tersangka dalam aksi anarki itu. Penyidik masih akan mengevaluasi keterlibatan 11 mahasiswa tersebut.Menurutnya, malam ini (19/10) polisi baru akan menetapkan hasil pemeriksaan apakah ada unsur pidana dalam aksi itu. "Jadi pemeriksaan masih berlanjut. Nanti baru ditindaklanjuti siapa yang memenuhi unsur, siapa yang tidak."Sejumlah mahasiswa yang diamankan berinisial JC,HR,ES,DK, DM, YR, EK, NC, EH, EF dan RS. Mereka tercatat sebagai mahasiswa Universitas Pamulang, kecuali YR yang sudah berstatus alumni."YR, warga Sukabumi, ini adalah alumni Unpam dan sudah 2 tahun lulus. Ini yang menggerakkan dan memimpin mereka, yang kemarin siaran di televisi itu,"  ujar  Rikwanto.Apabila terbukti terlibat dalam aksi anarki itu, para mahasiswa itu dapat dijerat dengan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan dan atau Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan atau UU Darurat No 12 Tahun 1951.Dalam aksi demo itu menimbulkan tujuh korban luka, dua di antaranya mahasiswa Unpam dan lima lainnya adalah anggota polisi. Para korban kini masih dirawat di rumah sakit di kawasan Tangerang Selatan.Dalam kesempatan terpisah, Wakapolri Komjen Nanan Sukarna menyampaikan kehadirannya di Unpam untuk memenuhi undangan rektor menjadi pembicara yang dihadiri  2.000 mahasiswa.Dia mengaku prihatin dengan adanya korban dalam bentrokan itu. Menurutnya, harus ada yang bertanggung jawab atas bentrokan itu. "Tentunya kami prihatin kepada teman-teman mahasiswa yang jadi korban, harus dipertanggungjawabkan." (if) 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top