Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPJS BEROPERASI: PT Askes siap tambah kantor layanan

JAKARTA: PT Askes akan menambah kantor pelayanan dari 48 kantor menjadi 150 kantor untuk mendukung beroperasinya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan pada 1 Januari 2014.Menurut Direktur Utama PT Askes I Gede Subawa, penambahan kantor di berbagai
Jessica Nova
Jessica Nova - Bisnis.com 30 Mei 2012  |  13:45 WIB

JAKARTA: PT Askes akan menambah kantor pelayanan dari 48 kantor menjadi 150 kantor untuk mendukung beroperasinya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan pada 1 Januari 2014.Menurut Direktur Utama PT Askes I Gede Subawa, penambahan kantor di berbagai daerah itu untuk melayani sebanyak 140 juta orang peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.Jumlah itu terdiri dari peserta Jamkesmas (jaminan kesehatan masyarakat) sekitar 90 juta orang, peserta askes (asuransi kesehatan) 16,6 juta orang, dan sisanya peserta dari anggota TNI/Polri, serta peserta jaminan sosial tenaga kerja.“Untuk persiapan eksternal, menunggu pemerintah menyelesaikan peraturan pendukung beroperasinya BPJS Kesehatan,” katanya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR, Rabu, 30 Mei 2012.Peraturan yang harus ada untuk mendukung beroperasi BPJS Kesehatan, lanjut Subawa adalah RPP (rancangan peraturan pemerintah) tentang bantuan iuran, dan ketentuan tentang jaminan dan manfaat.Selain itu, pemerintah mempersiapkan juga peraturan mengenai pengelolaan dana atau investasi, ketentuan tentang dewan pengawas dan direksi, serta peraturan tentang pengalihan aset.Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jamsostek Hotbonar Sinaga menjelaskan pihaknya mengusulkan mekanisme peralihan program JPK (jaminan pemeliharaan kesehatan) melalui pilot project untuk uji coba.“Pada semester I atau II di 2013, PT Jamsostek dan PT Askes melakukan uji coba pengalihan data dan pelayanan peserta JPK dengan skema dan sistem BPJS Kesehatan,” tuturnya.Selain itu, lanjut Hotbonar, menetapkan masa transisi peralihan (6-12 bulan) sejak Januari 2014 untuk memastikan tidak adanya stagnasi pelayanan program JPK.Dia menambahkan usulan masa transisi berupa pemberlakuan iuran program JPK kepada peserta existing JPK dan menggunakan seluruh jaringan pelayanan yang ada.Saat ini, jaringan pelayanan PT Jamsostek untuk Pelaksana Pelayanan Kesehatan (PPK) tingkat I ada 3.066 unit, rumah sakit ada 638 unit, apotek ada 301 unit, optik ada 338 unit, dan laboratorium 62 unit.Namun, jaringan pelayanan program JPK yang dapat dipergunakan peserta jamsostek masih didominasi oleh jaringan swasta. (faa) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top